Menu

Mode Gelap
Belum Genap Sebulan, Kades dan Perangkat Desa Taput akan Bimtek di Medan  BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan

Aceh

Krisis Air Bersih 5 Bulan, Warga Alue Bili Geulumpang Desak Pemerintah Segera Bertindak

badge-check

Krisis Air Bersih 5 Bulan, Warga Alue Bili Geulumpang Desak Pemerintah Segera Bertindak Perbesar

ACEH UTARA, Harianpaparazzi.com — Krisis air bersih yang berkepanjangan melanda masyarakat Desa Alue Bili Geulumpang, Kecamatan Baktiya, pada Sabtu (4/4/2026). Sudah memasuki lima bulan, suplai air dari PDAM tidak kunjung normal, sehingga warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Ironisnya, dalam kurun waktu tersebut, air hanya mengalir sekitar dua kali. Dari empat dusun yang ada di desa tersebut, hanya satu dusun yang sesekali mendapatkan aliran air, itupun tidak stabil. Sementara tiga dusun lainnya hampir tidak pernah merasakan air bersih selama lima bulan terakhir.

Kondisi ini semakin diperparah oleh musim kemarau yang tengah melanda, disertai suhu panas ekstrem. Sejumlah sumur warga dilaporkan mulai mengering, sehingga masyarakat tidak memiliki alternatif sumber air yang memadai.

“Untuk kebutuhan sehari-hari saja kami sangat kesulitan. Air bersih sudah menjadi kebutuhan utama, tapi sampai sekarang belum ada solusi nyata,” ungkap salah seorang warga.

Meski jarak desa ke pusat kecamatan terbilang dekat, hanya sekitar satu kilometer, kondisi tersebut belum mendapatkan penanganan maksimal dari pihak terkait. Warga menilai pemerintah daerah seharusnya lebih peka dan cepat merespons keluhan masyarakat.

Kekecewaan masyarakat semakin terasa, mengingat desa tersebut merupakan salah satu basis dukungan kuat pada pemilihan kepala daerah sebelumnya. Namun hingga kini, persoalan mendasar seperti air bersih belum juga terselesaikan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera turun tangan untuk mencari solusi konkret, baik melalui perbaikan jaringan PDAM, distribusi air bersih, maupun langkah darurat lainnya.

“Harapan kami sederhana, pemerintah hadir dan memberikan solusi. Jangan sampai masyarakat terus-menerus menderita hanya untuk mendapatkan air bersih,” harap warga.

Situasi ini menjadi perhatian serius, mengingat air bersih merupakan kebutuhan vital yang menyangkut kesehatan dan kelangsungan hidup masyarakat. Pemerintah diharapkan tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah cepat serta tepat guna untuk mengatasi krisis yang tengah terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tokoh Masyarakat Darul Ihsan Desak Pemerintah Segera Legalkan Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat

19 Juli 2026 - 19:16 WIB

Konflik Cot Girek Memasuki Titik Kritis, Nasib 500 Pekerja dan Perpanjangan HGU Berkejaran dengan Waktu

17 Juli 2026 - 22:52 WIB

Latih Kesiapsiagaan, PHE NSO Edukasi Anak Desa Kuala Cangkoi Tanggap Bencana

16 Juli 2026 - 19:24 WIB

Sukseskan Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Sekolah TK Al Jabal Nur

16 Juli 2026 - 12:34 WIB

5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

14 Juli 2026 - 12:38 WIB

Trending di Aceh