Menu

Mode Gelap
Tiga Media Sehari, Tiga Surat Teguran: Dewan Pers Kehabisan Sabar Hadapi Media yang Ngeyel Oknum Wakil Bupati Aceh Timur Diduga Gunakan Jabatan untuk Mempengaruhi 21 Dapur MBG Plt Kepala DPPKB Aceh Tenggara Periksa Aset Kendaraan Dinas dan Fasilitas Kantor Oknum Pengembang Villa Buket Rata Serobot Aset Desa, Jalan Umum Dijadikan Jaminan Bank Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi Fly Ash untuk Pembangunan Berkelanjutan Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh

Aceh

Bupati Aceh Utara Tembus Daerah Terisolasi, Gampong Gunci Nyaris Hilang Disapu Banjir

badge-check


					Bupati Aceh Utara Tembus Daerah Terisolasi, Gampong Gunci Nyaris Hilang Disapu Banjir Perbesar

Lhoksukon, Harianpaparazzi.com – Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil atau yang akrab disapa Ayahwa, berhasil menembus seluruh kawasan yang sebelumnya terisolasi akibat banjir bandang di kabupaten tersebut. Setelah meninjau Kecamatan Langkahan, Ayahwa kembali melanjutkan kunjungan ke sejumlah titik yang masih terisolasi di Kecamatan Sawang, pada Senin, 8 Desember 2025.

Ayahwa meninjau langsung kondisi Gampong Gunci, Kecamatan Sawang, yang separuh wilayahnya hilang tersapu banjir bandang. Untuk mencapai lokasi tersebut, rombongan harus menggunakan rakit, lantaran empat jembatan penghubung hancur diterjang banjir.

Dalam foto yang dikirim pihak Dinas Kominfosan Aceh Utara kepada Wartawan, Ayahwa tampak berbincang dengan Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan, Geuchik Gampong Gunci Fazir Ramli, serta sejumlah warga setempat di lokasi terdampak.

Pada kesempatan itu, Ayahwa juga menyerahkan bantuan tahap keempat kepada masyarakat terdampak banjir di wilayah tersebut. Sebelumnya, bantuan telah disalurkan melalui Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi Panyang, yang berdomisili di Kecamatan Sawang.

Lebih 42 Ribu Rumah Rusak

Ayahwa menyebutkan, kerusakan rumah menjadi dampak paling dominan akibat banjir. “Pendataan terus kita lakukan, karena masih ada beberapa kecamatan yang datanya belum masuk,” ujar Ayahwa dalam keterangan tertulis yang diterima Media Harianpaparazzi, Senin malam (8/12).

Berdasarkan data sementara, total 42.198 unit rumah mengalami kerusakan. Dengan rincian rusak berat 16.793 unit, rusak sedang 6.134 unit, rusak ringan 15.126 unit, serta rumah hilang atau hanyut disapu banjir sebanyak 1.219 unit.

“Pekerjaan rumah kita berikutnya, meski banjir telah surut, masih banyak warga yang terpaksa bertahan di pengungsian karena rumahnya hilang. Mereka tidak tahu harus pulang ke mana, sehingga kita bagikan tenda sebagai hunian sementara,” ujar Ayahwa. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolres Aceh Utara Silaturahmi Idulfitri dengan Ketua MPU, Bahas Kamtibmas

22 Maret 2026 - 16:41 WIB

Tri Nugroho Panggabean Rencanakan Laporan ke Polda Aceh, Enam Media Dituding Cemarkan Nama Baik

20 Maret 2026 - 23:58 WIB

GEUCHIK GAMPONG MESJID PUNTEUT PIMPIN TAKBIRAN MALAM IDUL FITRI 1447 H

20 Maret 2026 - 23:52 WIB

Mahasiswa HIMA-ATE Gelar Aksi Damai di Takengon, Soroti Kasus Kekerasan Aktivis HAM dan Isu Bencana Lokal

19 Maret 2026 - 20:17 WIB

RSUD Cut Meutia Bersama PAPDI Aceh dan ILLUNIA Gelar Bakti Sosial Ramadhan di Desa Alue Dua

15 Maret 2026 - 16:01 WIB

Trending di Aceh