Menu

Mode Gelap
Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat

Headline

Umrah di Tengah Status Darurat, Gubernur Aceh Tegaskan Tak Pernah Izinkan Bupati Aceh Selatan

badge-check


					Umrah di Tengah Status Darurat, Gubernur Aceh Tegaskan Tak Pernah Izinkan Bupati Aceh Selatan Perbesar

JAKARTA, Harianpaparazzi.com — Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan izin kepada Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, untuk melaksanakan ibadah umrah di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh.

“Tidak saya teken (surat izinnya). Walaupun Mendagri teken, ya sudah, terserah,” kata Mualem di Banda Aceh, Jumat.

Sebelumnya, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS bersama istrinya diketahui telah berangkat umrah sejak Selasa (2/12). Keberangkatan tersebut langsung menuai kritik publik, mengingat Aceh, termasuk Kabupaten Aceh Selatan yang dipimpinnya, masih berada dalam kondisi darurat bencana hidrometeorologi akibat banjir dan longsor.

Mualem pun mengingatkan seluruh pejabat di Aceh agar tidak bepergian selama masa tanggap darurat masih berlangsung.

“Untuk sementara waktu jangan pergi. Dia (Bupati Aceh Selatan) pergi juga, terserah,” tegasnya.

Pemkab Aceh Selatan Beri Klarifikasi

Menanggapi polemik tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan memberikan klarifikasi. Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Selatan, Diva Samudra Putra, mengatakan bahwa keberangkatan bupati dilakukan setelah kondisi daerah dinilai relatif stabil.

“Keberangkatan bupati beserta istri dilakukan setelah melihat situasi Aceh Selatan secara umum yang sudah stabil dan korban bencana tertangani dengan baik,” ujar Diva.

Ia menambahkan, Mirwan MS berangkat umrah sejak Selasa (2/12), setelah sebelumnya menyalurkan bantuan kepada korban bencana di wilayah Trumon Raya.

Diva juga membantah narasi yang menyebutkan bahwa bupati meninggalkan masyarakat saat bencana masih berlangsung.

“Narasi tersebut tidak benar, korban bencana yang mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. Ini bukti soliditas semua pihak dalam penanganan banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Selatan,” katanya.

Permohonan Izin Resmi Ditolak Gubernur

Berdasarkan informasi yang diterima Antara dari Pemerintah Aceh, pada 24 November 2025, Bupati Aceh Selatan mengajukan permohonan izin perjalanan luar negeri dengan alasan penting kepada Gubernur Aceh.

Namun, dengan pertimbangan bahwa Aceh saat itu tengah dilanda bencana alam akibat siklon tropis, serta telah ditetapkan sebagai daerah dengan status darurat bencana hidrometeorologi 2025, Gubernur Aceh pada 28 November 2025 menyampaikan balasan tertulis bahwa permohonan tersebut tidak dapat dikabulkan atau ditolak.

Secara khusus, Kabupaten Aceh Selatan termasuk salah satu daerah yang terdampak paling parah, sementara pada saat yang sama, bupati setempat juga telah menetapkan status tanggap darurat penanganan banjir dan tanah longsordi wilayah tersebut.

Keberangkatan bupati di tengah status darurat inilah yang kemudian memicu sorotan tajam publik dan perdebatan luas di tengah masyarakat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu

28 Januari 2026 - 22:54 WIB

Bawa 50,7 Kilogram Ganja, Dua Pria di Aceh Tenggara Ditangkap Polisi 

28 Januari 2026 - 07:50 WIB

Ini Cara Negara Membersihkan Pusat Pemerintahan Aceh Tamiang Pascabanjir

27 Januari 2026 - 22:05 WIB

Anggota DPR RI T.A. Khalid Bantah Jual Tanah Negara

17 Januari 2026 - 17:47 WIB

Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga

14 Januari 2026 - 23:36 WIB

Trending di Headline