Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Anggota DPRA komisi VI, M. Hatta Bulkaini, menanggapi serius isu dugaan penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang mencuat belakangan ini.
Menurutnya, kebenaran dugaan tersebut harus segera dibuktikan dan menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendidikan di Aceh, terutama di Aceh Tenggara dan Gayo Lues.
“Ini harus menjadi refleksi bersama. Kita perlu mengevaluasi secara menyeluruh penyelenggaraan pendidikan, khususnya dalam pengelolaan dana BOS,” ujar Hatta Bulkaini kepada media, Selasa (26/08/2025).
Hatta Bulkaini menjelaskan bahwa penyelewengan dana BOS bisa terjadi dalam berbagai bentuk. Di antaranya penggunaan dana secara fiktif melalui pemalsuan laporan pertanggungjawaban (LPJ), pemakaian dana untuk kepentingan pribadi, hingga kesalahan administratif akibat ketidakmampuan sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan dana.
“Kesalahan ini bisa terjadi karena kelalaian atau bahkan unsur kesengajaan. Oleh karena itu, perlu langkah konkret untuk memperbaiki sistem,” tambahnya.
Serta menegaskan, penggunaan dana BOS harus sesuai dengan aturan dan tidak boleh diselewengkan. Mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan dana BOS. Ia juga menekankan perlunya penguatan kapasitas SDM di sekolah agar pengelolaan keuangan lebih akuntabel.
Ia menyerukan komitmen semua pihak untuk menjaga integritas dan mengoptimalkan peran masing-masing, termasuk Dinas Pendidikan, satuan kerja BOS tingkat provinsi dan kabupaten, pengawas sekolah, hingga koordinator wilayah (korwil).
“Memang banyak sekali informasi yang kami dapatkan terkait perihal penyalahgunaan dana BOS oleh beberapa pihak sekolah. Jika perlu Komisi VI DPRA akan melakukan pansus untuk mengurai benang merah penyalahgunaan dana BOS, sehingga untuk kedepan tidak terulang kembali lagi,” ujar Hatta Bulkaini kepada harianpaparazzi.com
Tak hanya itu, Hatta Bulkaini juga meminta agar Pemerintah Aceh (Kadis Pendidikan) bersikap tegas dan memberikan sanksi tegas bagi oknum kepala sekolah yang terbukti bersalah dalam kasus dana BOS ini.
“Kita butuh ketegasan dari pemerintah Aceh agar kejadian seperti ini tidak terulang. Pendidikan adalah sektor yang sangat vital dan harus dijaga integritasnya,” pungkasnya.
Muhammad Hatta mengecam keras, bahwasanya dana BOS adalah di peruntukan untuk murid yang ada di sekolah, bukan untuk kepentingan pribadi kepala sekolah ataupun guru yang pada sekolah tersebut. (Azhari)