Menu

Mode Gelap
Bus Aceh Tujuan Pekanbaru Dilempari Batu di Labura, Balita dan Ibunya Selamat dari Bahaya Data Bencana Simpang Siur, Camat Cot Girek Sebut Satu Korban Tewas, Pemkab Aceh Utara Masih Nihil Laporan Jiwa Perlintasan Simpang Durian Kembali Berduka, Pejalan Kaki Tewas Disambar Kereta Api Aceh Tengah Masuki Masa Transisi Pemulihan, Kerugian Pascabencana Tembus Rp6,9 Triliun BWS Dinilai Lambat, Petani Aceh Timur Terancam Gagal Tanam Lagi Mualem Bawa Isu Perdamaian Aceh Kembali ke Meja Nasional

Aceh

Pasar Hewan Punteut Mangkrak Bertahun-Tahun, Warga Berharap Bisa Hidupkan Ekonomi Masyarakat

badge-check


					Pasar Hewan Punteut Mangkrak Bertahun-Tahun, Warga Berharap Bisa Hidupkan Ekonomi Masyarakat Perbesar

Lhokseumawe, Harianpaparazzi.com – Pasar Hewan di Desa Mesjid Punteut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, sudah lama tak berfungsi. Menurut keterangan warga, pasar yang dibangun dengan dana publik itu tidak aktif lagi sejak lebih dari enam tahun lalu.

Geuchik Desa Mesjid Punteut, Albar, A.Md, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebutkan, sejak lama pasar hewan itu tidak difungsikan sebagaimana mestinya, sehingga keberadaannya hanya menjadi bangunan kosong tanpa aktivitas jual beli.

“Harapan masyarakat jelas, agar pasar hewan ini bisa kembali aktif. Kalau hidup kembali, tentu bisa mendongkrak perekonomian warga, apalagi sebagian besar masyarakat di sini menggantungkan hidup dari sektor peternakan,” ujarnya.

Masyarakat menilai, pasar hewan ini sejatinya bisa menjadi pusat perdagangan ternak yang mampu menghidupkan perputaran ekonomi desa maupun kecamatan. Namun kenyataannya, sejak bertahun-tahun lalu fasilitas tersebut terbengkalai.

Kini warga berharap ada langkah nyata dari pemerintah kota maupun dinas terkait untuk menghidupkan kembali pasar tersebut. “Kami hanya berharap agar pasar hewan ini tidak terus menjadi bangunan mati. Harus ada kebijakan yang membuatnya berfungsi kembali,” tambah Albar.

Pasar Hewan Punteut dibangun untuk menampung aktivitas jual beli ternak, namun hingga kini keberadaannya hanya meninggalkan cerita mangkrak yang menyimpan kekecewaan warga.( tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dalam Rangka Menyambut Milad UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, FEBI Gelar PKM Berkolaborasi dengan IAEB

7 Juni 2026 - 14:20 WIB

Data Bencana Simpang Siur, Camat Cot Girek Sebut Satu Korban Tewas, Pemkab Aceh Utara Masih Nihil Laporan Jiwa

6 Juni 2026 - 15:59 WIB

Korban Banjir Aceh Tamiang Menanti Realisasi Bantuan, Huntara dan Pemulihan Ekonomi Jadi Harapan Utama

5 Juni 2026 - 19:03 WIB

Satgas PPA Seret Dugaan Kejanggalan Kantor Bupati dan Gedung DPRK Aceh Timur ke Ranah Hukum

5 Juni 2026 - 18:56 WIB

3.373 KK Kehilangan Rumah, Pemulihan Aceh Tengah Masih Bergantung Perbaikan Infrastruktur

5 Juni 2026 - 16:24 WIB

Trending di Aceh