Menu

Mode Gelap
Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam PT PN, Laporan Resmi Masuk Polres Aceh Utara PTPL Siap Jadi Pemain Rantai Pasok Lokal dalam Pengembangan Blok Andaman Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam di Cot Girek, Korban Belum Buat Laporan Polisi Diduga “Rampok Tanah” di Lhokseumawe: UIN Arasy dan BPN Kota Jadi Sorotan Masjid Punteut Kalahkan Seneubok 2–0 di Turnamen Bola Kaki HUT RI ke-80 Forkopimcam Blang Mangat Cup 2025 Hendry Ch Bangun Daftar Calon Ketua Umum PWI, Ajak Semua Anggota Bersatu Majukan PWI

Aceh

Pasar Hewan Punteut Mangkrak Bertahun-Tahun, Warga Berharap Bisa Hidupkan Ekonomi Masyarakat

badge-check


					Pasar Hewan Punteut Mangkrak Bertahun-Tahun, Warga Berharap Bisa Hidupkan Ekonomi Masyarakat Perbesar

Lhokseumawe, Harianpaparazzi.com – Pasar Hewan di Desa Mesjid Punteut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, sudah lama tak berfungsi. Menurut keterangan warga, pasar yang dibangun dengan dana publik itu tidak aktif lagi sejak lebih dari enam tahun lalu.

Geuchik Desa Mesjid Punteut, Albar, A.Md, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebutkan, sejak lama pasar hewan itu tidak difungsikan sebagaimana mestinya, sehingga keberadaannya hanya menjadi bangunan kosong tanpa aktivitas jual beli.

“Harapan masyarakat jelas, agar pasar hewan ini bisa kembali aktif. Kalau hidup kembali, tentu bisa mendongkrak perekonomian warga, apalagi sebagian besar masyarakat di sini menggantungkan hidup dari sektor peternakan,” ujarnya.

Masyarakat menilai, pasar hewan ini sejatinya bisa menjadi pusat perdagangan ternak yang mampu menghidupkan perputaran ekonomi desa maupun kecamatan. Namun kenyataannya, sejak bertahun-tahun lalu fasilitas tersebut terbengkalai.

Kini warga berharap ada langkah nyata dari pemerintah kota maupun dinas terkait untuk menghidupkan kembali pasar tersebut. “Kami hanya berharap agar pasar hewan ini tidak terus menjadi bangunan mati. Harus ada kebijakan yang membuatnya berfungsi kembali,” tambah Albar.

Pasar Hewan Punteut dibangun untuk menampung aktivitas jual beli ternak, namun hingga kini keberadaannya hanya meninggalkan cerita mangkrak yang menyimpan kekecewaan warga.( tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aceh Jadi Tuan Rumah Peringatan HAM 2025, Sementara Luka Lama Belum Tuntas

29 Agustus 2025 - 18:59 WIB

Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam PT PN, Laporan Resmi Masuk Polres Aceh Utara

28 Agustus 2025 - 22:45 WIB

PTPL Siap Jadi Pemain Rantai Pasok Lokal dalam Pengembangan Blok Andaman

27 Agustus 2025 - 23:11 WIB

Bulog Kuasai Pasar Beras: Stok Melimpah, Kualitas dan Harga Jadi Pertanyaan

27 Agustus 2025 - 14:53 WIB

Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam di Cot Girek, Korban Belum Buat Laporan Polisi

26 Agustus 2025 - 23:23 WIB

Trending di Aceh