Menu

Mode Gelap
Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan Massa Bakal Gelar Aksi ke Polres Jika Hingga Kamis Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap Kejari Batu Bara Eksekusi DPO Kasus Penipuan, Buronan Sejak 2022 Akhirnya Ditahan Empat Rumah di Sipoholon Hangus Terbakar, Wabup Taput Langsung Tinjau Lokasi Komisi C DPRD Taput Sikapi Keresahan Warga  Seputar Status Desil, BPJS Agar Lebih Cermat

Aceh

Penyaluran Bantuan Pangan di Deleng Pokhkisen Dikeluhkan Warga

badge-check

Penyaluran Bantuan Pangan di Deleng Pokhkisen Dikeluhkan Warga Perbesar

Aceh Tenggara, Harianpaparazzi.com – Warga desa di Kecamatan Deleng Pokhkisen mengeluh terkait penyaluran bantuan pangan berupa beras sebanyak 20 kilogram.

Wati salah satu warga setempat mengungkapkan kekecewaannya terhadap petugas dalam penyaluran bantuan pangan beras sebanyak 20 kilo gram.

“Penyaluran bantuan pangan ini, di dalam undangan diambil di kantor desa masing-masing, namun kenyataannya di ambil di kantor camat, jadi warga dari 22 desa berkumpul di kantor camat Deleng Pokhkisen, sehingga antrian panjang mulai pagi hari sampai sore hari,” ungkap Wati. 

Syarat pengambilan bantuan pangan yang diwakilkan keluarganya harus ada surat keterangan dari kepala desa setempat, hal ini dianggap mempersulit warga, warga harus bolak – balik minta tanda tangan kepala desa. 

Ia menyebutkan, untuk membuat keterangan kita harus ke tempat fotocopy bayar, dan menjumpai kepala desa.

“Kepala desa payah (sulit-red) dijumpai, ditelpon ga diangkat, terakhir besok lagi, harus ambil bantuan itu , jadi waktu untuk ambil bantuan itu bisa memakan waktu 2 sampai 3 hari,” keluhnya. 

Wati berharap kepada pihak bulog sebagai penyalur bantuan tersebut tidak dipersulit, KTP asli penerima manfaat ada dan KTP asli perwakilan pun ada, harusnya jangan lagi buat keterangan dari kepala desa, lebih baik bantuan itu diberikan di desa masing-masing biar tidak repot.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kutacane, Fahmi Hafiza Siregar saat dikonfirmasi harianpaparazzi.com mengatakan pengambilan bantuan melalui perwakilan telah sesuai prosedur. 

“Memang pak, untuk perwakilan ada tata caranya, tidak sama dengan orang yang bersangkutan langsung mengambil. Saya lagi di Gayo Lues pak coba komunikasi dengan bang Rizal Hasibuan,” singkatnya.

Sementara itu Rizal Hasibuan mengatakan akan mengevaluasi hal tersebut. 

“Di seluruh Indonesia memang sedang banyak temuan seperti ini bang, ini nanti untuk kita laporkan ke bappenas pusat dan jadi bahan evaluasi. Saat ini aplikasi pusat sedang ada perbaikan juga,” ungkapnya.

“Semua laporan masyarakat kita tampung bang sebagai bahan perbaikan kedepannya, karena pusat tidak tau kondisi langsung menghadapi rakyat di lapangan, kita di lapangan ini yg merasakan,”tambahnya mengakhiri. (Yusuf) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bupati Aceh Timur Bantu Irfan Pindah Sekolah, Siapkan Bantuan Pendidikan Lewat Baitul Mal

10 Juli 2026 - 19:21 WIB

Kapolda Aceh Jalin Silaturahmi dengan DJBC Aceh, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

10 Juli 2026 - 10:01 WIB

Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan

9 Juli 2026 - 19:38 WIB

Pegadaian Syariah Gelar Khitanan Massal di Aceh Tamiang, 110 Anak Ikuti Program “Langkah Emas Anak Sholeh”

9 Juli 2026 - 13:13 WIB

Babinsa dan Warga Lembur Cor Lantai Jembatan Beton Lawe Sikap

9 Juli 2026 - 13:08 WIB

Trending di Aceh