Lhoksukon, Harianpaparazzi – Ribuan warga tumpah ruah ke jalanan Kota Lhoksukon pada Minggu (30/03) malam dalam perayaan takbiran Idulfitri 1446 H. Semarak takbir bergema di setiap sudut kota, dilantunkan dari masjid hingga meunasah, menciptakan suasana malam penuh syukur dan kebersamaan. Kendaraan roda dua, roda empat, hingga truk besar delapan roda memenuhi jalanan, dihiasi lampu dan pengeras suara yang mengumandangkan asma Allah.

Antusiasme masyarakat begitu tinggi, meski pawai takbiran tidak secara resmi diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Warga tetap berinisiatif untuk turun ke jalan, berbaur dengan para pemudik yang diperkirakan mencapai puncaknya pada malam tersebut.
Sebelum memantau pengamanan pawai takbiran, Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti lebih dulu mengikuti video konferensi dengan Kapolri di Posko Mudik Kota Lhoksukon. Dalam arahannya, Kapolri menekankan pentingnya rekayasa lalu lintas untuk memastikan kelancaran arus kendaraan selama musim Lebaran.
“Sebanyak 78.506 masjid di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Aceh, akan melaksanakan Salat Id berjemaah. Pengamanan harus dilakukan dengan maksimal,” ujar Kapolri dalam arahannya. Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran Densus untuk memantau pelaksanaan ibadah guna memastikan keamanan.
Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti menyampaikan bahwa kondisi arus mudik di wilayahnya dalam keadaan aman dan terkendali. Sejumlah personel telah dikerahkan ke seluruh Polsek guna memperkuat pengamanan selama malam takbiran.
“Kami telah menempatkan personel di titik rawan kemacetan dan kecelakaan untuk mengurangi risiko laka lantas. Selain itu, kami mengimbau masyarakat agar tertib berlalu lintas selama perayaan,” ujar Kapolres.
Selain pengamanan arus mudik, Polres Aceh Utara juga telah melepas pemudik gratis menuju Medan dengan beberapa unit Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP). Rekayasa lalu lintas pun diterapkan di pusat kota guna mengurangi kemacetan, terutama di sekitar lokasi hiburan dan tempat wisata. Hingga saat ini, belum ada keluhan dari pemudik terkait layanan yang diberikan.
Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polres Aceh Utara menyediakan penitipan kendaraan gratis, pemeriksaan kesehatan bagi pemudik, serta patroli skala besar yang dipimpin oleh Kabag Ops guna mengantisipasi tindak kriminal seperti begal dan pencopetan. Kapolres menegaskan bahwa pihaknya selalu melakukan evaluasi dan inovasi dari tahun ke tahun dalam pengamanan arus mudik.
Terkait larangan malam takbiran, pemerintah daerah telah mengeluarkan seruan agar warga tidak melakukan mobilisasi dalam jumlah besar. Razia terhadap pedagang petasan juga dilakukan guna mencegah potensi korban jiwa akibat ledakan kembang api.
Hingga malam takbiran, jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Aceh Utara berhasil ditekan seminimal mungkin. Sementara itu, penempatan personel di tingkat Polsek diperkuat untuk memastikan keamanan warga selama malam perayaan.
Dengan semangat kebersamaan dan pengamanan yang maksimal, masyarakat di Aceh Utara dapat merayakan malam kemenangan. (firdaus)