Menu

Mode Gelap
Tiga Media Sehari, Tiga Surat Teguran: Dewan Pers Kehabisan Sabar Hadapi Media yang Ngeyel Oknum Wakil Bupati Aceh Timur Diduga Gunakan Jabatan untuk Mempengaruhi 21 Dapur MBG Plt Kepala DPPKB Aceh Tenggara Periksa Aset Kendaraan Dinas dan Fasilitas Kantor Oknum Pengembang Villa Buket Rata Serobot Aset Desa, Jalan Umum Dijadikan Jaminan Bank Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi Fly Ash untuk Pembangunan Berkelanjutan Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh

Aceh

Puluhan Desa di Tujuh Kecamatan Aceh Tenggara Terendam Banjir

badge-check


					Puluhan Desa di Tujuh Kecamatan Aceh Tenggara Terendam Banjir Perbesar

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Intensitas curah hujan tinggi dan sedang mengguyur Kabupaten Aceh Tenggara, menyebabkan 23 desa di tujuh kecamatan kabupaten setempat diterjang banjir, Sabtu (12/10/2024).

Musibah banjir ini diketahui, terjadi sejak Selasa malam, 9 Oktober 2024 sekira pukul 23.40 WIB. Akibat curah hujan tersebut, membuat debit Sungai Lawe Kinga, Sungai Lawe Alas, Sungai Lawe Bulan, Sungai Lawe Mamas dan Sungai Lawe Kisam naik meluap, dan rendam badan jalan. Termasuk lahan pertanian serta pemukiman warga daerah setempat.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, Mohd Asbi, akibat hujan terus menerus mengguyur sebagian wilayah di Aceh Tenggara, air sungai meningkat, dan menyebabkan beberapa tanggul sungai jebol.

Sehingga air meluap ke rumah warga dan fasilitas umum. Kata Asbi, tinggi air mencapai satu meter, atau sepinggang orang dewasa. 

“Luapan air Sungai Lawe Kingga, mengakibatkan terganggunya akses jalan Kutacane-Medan, yang berada di Desa Kuning I Kecamatan Bambel,” terangnya. 

Dia menjelaskan, untuk pendataan sementara banjir luapan sungai itu, terdampak pada 23 desa, di tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Bambel, Lawe Sumur, Lawe Bulan, Tanoh Alas, Darul Hasanah, Babussalam dan Ketambe.

Dampak kejadian itu, membuat jebol tanggul 20 meter dan badan jalan berlumpur di Desa Lawe Hijo. Tanggul Sungai Lawe Alas, di Desa Bambel Gabungan jebol.

Selain itu, tanggul Sungai Lawe Kinga di Desa Buah Pala, dan tanggul Sungai Lawe Bulan di Desa Pancar Iman, juga jebol, ungkap Asbi, seraya menjelaskan tersumbatnya jembatan di Desa Kuning I karena gelondongan kayu, membuat Jembatan Gantung Jambur Mamang, hanyut terbawa arus.

Kata Asbi, kondisi kekinian air belum surut, tanggul jebol tersebut masih dalam pekerjaan dengan mengerahkan satu unit excavator menutup tanggul jebol tersebut. Petugas terus berupaya melakukan pendataan dan penanganan maksimal terhadap musibah banjir sedang terjadi di kabupaten ini, kata dia.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa pun luka-luka dalam peristiwa ini. Hanya saja, air menggenangi badan jalan menyebabkan terendamnya pemukiman warga. Untuk korban terdampak, masih dalam pendataan,” tutup Asbi. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

RSUD Cut Meutia Bersama PAPDI Aceh dan ILLUNIA Gelar Bakti Sosial Ramadhan di Desa Alue Dua

15 Maret 2026 - 16:01 WIB

Oknum Wakil Bupati Aceh Timur Diduga Gunakan Jabatan untuk Mempengaruhi 21 Dapur MBG

13 Maret 2026 - 23:56 WIB

Di Bawah Kepemimpinan dr. Syarifah Rohaya, Sp.M, RSUD Cut Meutia Catat Berbagai Kemajuan Pelayanan Kesehatan

13 Maret 2026 - 19:22 WIB

Dugaan Pembalakan Liar di Hutan Lindung Langkahan, ±200 Hektare Hutan Diduga Digunduli

12 Maret 2026 - 18:39 WIB

DWP PNL Gelar “Ramadhan Berkah”, Salurkan Donasi untuk Anak Yatim, Kaum Dhuafa, dan Fii sabillah.

12 Maret 2026 - 12:29 WIB

Trending di Aceh