Menu

Mode Gelap
Belum Genap Sebulan, Kades dan Perangkat Desa Taput akan Bimtek di Medan  BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan

Advertorial

Pj Bupati Aceh Utara Kunjungi Anak Penderita Stunting

badge-check

Pj Bupati Aceh Utara Kunjungi Anak Penderita Stunting Perbesar

Lhoksukon, harianpaparazzi.com – Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Drs. Mahyuzar, MSi, mengunjungi rumah M Khalis Muktadam, seorang anak berusia 12 tahun yang menderita stunting, di Gampong Cot Patisah, Kecamatan Seunudon, pada Selasa, 10 September 2024.

Dalam kunjungan itu, Mahyuzar didampingi oleh Kadis Sosial P3A Aceh Utara, Iskandar, S.STP, MSP, serta Direktur RSU Cut Mutia. Khalis Muktadam diketahui mengalami stunting sejak usia 2 tahun, setelah mengalami kejang- kejang dan berlanjut menjadi penumpukan cairan di otaknya. Saat ini, Khalis belum bisa bergerak dan berbicara karena kondisi tersebut.

Khalis Muktadam pernah dirawat di Rumah Sakit Cut Mutia dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Zainal Abidin di Banda Aceh dua tahun lalu. Saat di RS Cut Mutia, diketahui bahwa Khalis mengalami penumpukan cairan di otaknya.

Dokter mengatakan, karena keterbatasan alat operasi di RS Cut Mutia, ia harus dirujuk ke Banda Aceh. Namun, operasi tidak dapat dilakukan karena ibunya tidak tega melihat anaknya dipasang alat silang di otaknya. “Seandainya operasi dilakukan, kemungkinan besar cairan di otaknya bisa diangkat,” ujar dokter spesialis saraf RSU Cut Mutia.

Dalam kehidupan sehari- hari, peran orang tua sangat penting dalam menjaga asupan nutrisi anak agar terhindar dari stunting dan dapat tumbuh kembang dengan baik.

“Kita harus memastikan anak-anak mendapatkan nutrisi yang cukup dan makanan bergizi untuk mencegah stunting,” tambah dokter spesialis anak RSU Cut Mutia.

Di sela-sela kunjungannya, Bupati Mahyuzar berharap kepada Dinas Kesehatan untuk mengadakan sosialisasi kepada calon pengantin agar mereka tahu cara menjaga kesehatan bayi sejak dalam kandungan.

“Diharapkan ke depan tidak ada lagi anak-anak yang kurang asupan nutrisi dan lahir dalam kondisi sehat bebas dari stunting,” ujar Mahyuzar.

Mahyuzar juga mengimbau kepada orang tua Khalis Muktadam untuk terus merawat putra mereka, baik dengan terapi atau memberikan asupan makanan yang baik.

“Kami berharap agar orang tua Khalis tidak bosan merawatnya dan terus memberikan yang terbaik untuk buah hati mereka,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Mahyuzar bersama Kadis Sosial P3A Aceh Utara, Iskandar, S.STP, MSP, menyerahkan bantuan berupa kasur, selimut, family kit, beras, telur, dan kebutuhan lainnya yang diterima langsung oleh kedua orang tua Khalis. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Perjuangan Ayah Wa Berbuah Apresiasi, Mensos RI Puji Akurasi Data Bantuan Pascabencana Aceh Utara

24 Juli 2026 - 10:03 WIB

Sinergi Pemkab Aceh Utara dan Kemensos RI Percepat Pemulihan Pascabanjir serta Perluas Akses Pendidikan

23 Juli 2026 - 10:07 WIB

Bupati Aceh Utara Dukung Muktamar Ulama 2026, Perkuat Syariat Islam Hadapi Tantangan Era Digital

18 Juli 2026 - 07:08 WIB

Komitmen Ayah Wa Pulihkan Layanan Kesehatan, Pemkab Aceh Utara Jemput Bantuan Alkes Modern dari Kemenkes RI

17 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ayah Wa Kawal Langsung Bantuan 98.530 KK Korban Banjir Aceh Utara hingga ke Pemerintah Pusat

16 Juli 2026 - 12:02 WIB

Trending di Advertorial