Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

Kriminal

LSM Penjara Aceh Minta Kejaksaan Lidik Dana Desa Kisam Kute Pasir

badge-check


					Ketua LSM Penjara. Perbesar

Ketua LSM Penjara.

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.comRealisasi Penggunaan dana desa pada kecamatan Lawe Sumur, kabupaten Aceh Tenggara, terus menuai masalah berbagai polemik tata kelola penggunaan anggaran dana desa Kisam Kute Pasir melanda dari berbagai aspek.

Terjadi dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang mencekik leher masyarakat. Atas tindak-tanduk oknum kepala desa Kisam Kute Pasir yang berdampak pada bobroknya kegiatan di desa.

Selain dari pada dana desa juga, terkesan menjadi lahan empuk bagi oknum kepala desa, untuk memperkaya diri dan golongan di atas penderitaan rakyat di desa Kisam Kute Pasir. Hal itu dapat dilihat dari munculnya berbagai Informasi dugaan KKN dalam penggunaan dana desa di Kisam Kute Pasir. 

Ketua DPD LSM Penjara Provinsi Aceh, Pajri Gegoh mengomentari penggunaan dana Desa Kisam Kute Pasir yang sangat memprihatinkan. 

Pajri meminta Kajari Aceh Tenggara sebaiknya membentuk tim untuk serius melakukan lidik pada desa Kisam Kute Pasir yang ada di kecamatan Lawe Sumur setempat.

“Wujud penyelamatan uang negara itu harus diantisipasi dengan sigap, serta jangan terkesan terjadi Pembiaran sementara kasus dugaan Korupsi dana desa menjamur di berbagai desa. Salah satu dugaan Penyimpangan dana desa disinyalir kuat terjadi pada desa Kute Kisam Kute Pasir, kecamatan Lawe Sumur. Berbagai indikasi dugaan dana desa itu terendus LSM Penjara,” cetus Pajri Gegoh, Senin (07/10/2025).

Menurut Pajri Gegoh, selain tata kelola penggunaan dana desa tidak mempedomani Permendes, indikasi tidak sesuai juknis dalam penggunaan dana desa Kisam Kute Pasir, juga disinyalir pencucian uang dari rekening desa kepada rekening Istri kepala desa. 

Atas dugaan masyarakat dan LSM Penjara tersebut, kiranya dapat dibidik oleh Jajaran Kasi Intel Kejari Aceh Tenggara.

Adapun dana desa yang perlu dilidik oleh pihak Kejaksaan Aceh Tenggara seperti dana ketahanan Pangan, BUMK, BLT, Posyandu, PAUD, Pelatihan Aparatur Kute, Pembuatan PRJM, Mobiler kantor kades serta dana Pemuda pemudi. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PT Pembangunan Lhokseumawe Raih Opini WTP atas Laporan Keuangan 2025

18 Februari 2026 - 18:10 WIB

Harga Daging Meugang di Punteut Turun Dibanding Tahun Lalu, Warga Tetap Serbu Pasar Jelang Ramadhan

18 Februari 2026 - 12:45 WIB

Satpol PP dan WH Agara Razia Kedai Tuak, Empat Orang Perempuan Diamankan 

18 Februari 2026 - 09:00 WIB

Harapan Meugang untuk Korban Banjir, Pemerintah Siapkan Daging bagi 95 Ribu KK di Aceh Tamiang

15 Februari 2026 - 22:50 WIB

Satgas PKH Gelar Rapat Lanjutan Pencabutan Izin 28 Perusahaan

15 Februari 2026 - 12:17 WIB

Trending di Aceh