Menu

Mode Gelap
Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi Fly Ash untuk Pembangunan Berkelanjutan Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi

Aceh

Lhokseumawe Terendam Banjir, 246 Jiwa Terdampak

badge-check


Lhokseumawe Terendam Banjir, 246 Jiwa Terdampak Perbesar

Lhokseumawe, Harianpaparazzi – Hujan deras yang mengguyur Kota Lhokseumawe sejak Senin dini hari (16/12/2024) menyebabkan banjir di Kecamatan Blang Mangat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Lhokseumawe melaporkan bahwa banjir dipicu oleh tingginya curah hujan serta debit air kiriman dari Kabupaten Aceh Utara. Air mulai menggenangi rumah warga, lahan pertanian, dan fasilitas umum sejak pukul 01.00 WIB.

Menurut data sementara, 246 jiwa dari 73 kepala keluarga (KK) terdampak banjir di dua gampong, yaitu Gampong Asan Kareung (230 jiwa/70 KK) yang mengalami dampak terparah dan Gampong Rayeuk Kareung (16 jiwa/3 KK).

Banjir juga melumpuhkan aktivitas pendidikan di SD Negeri 3 Blang Mangat. Seluruh siswa terpaksa dipulangkan karena ruang kelas dan perpustakaan terendam air hingga Senin pagi. Selain itu, lahan pertanian masyarakat yang baru ditanami turut terdampak.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Lhokseumawe, Darius, menyebutkan ketinggian air mencapai 80 sentimeter. Meski demikian, belum ada warga yang mengungsi karena sebagian besar memilih bertahan di rumah. Warga yang terdampak telah mendirikan dapur umum di meunasah, dan bantuan masa panik dari BPBD serta Dinas Sosial sudah disalurkan.

“Pemerintah Kecamatan Blang Mangat, Polsek, dan Koramil telah melakukan patroli, memastikan langkah evakuasi jika diperlukan, dan membuka seluruh pintu air pertanian untuk meminimalkan dampak banjir,” ujar Darius.

Pemerintah Kota Lhokseumawe mengimbau masyarakat di daerah rawan banjir untuk tetap waspada, terutama dengan potensi curah hujan tinggi yang diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun. Peristiwa banjir ini menjadi perhatian serius pemerintah mengingat pola kejadian yang terus berulang setiap tahun. (firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi Fly Ash untuk Pembangunan Berkelanjutan

3 Maret 2026 - 12:28 WIB

Kejari Tunggu Hasil Audit, Warga Riseh Baroh Minta Pemeriksaan Dana 2021–2025

3 Maret 2026 - 01:12 WIB

Kapolda Aceh Hadiri Rakor Lintas Sektoral Dipimpin Kapolri Terkait Kesiapan Operasi Ketupat 2026

2 Maret 2026 - 19:50 WIB

Danpas 1 Brimob Pelopor Dampingi Bupati Aceh Tamiang Lepas Taruna Latsitardanus ke-46 Tahun 2026

2 Maret 2026 - 00:21 WIB

Wamen PAN-RB Datangi Aceh Tamiang, Menyasar PNS, P3K dan CPNS

24 Februari 2026 - 18:50 WIB

Trending di Aceh