Menu

Mode Gelap
Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat! Di Balik Lumpur dan Doa Keluarga: Perjalanan Menggetarkan Seorang Wartawan Bener Meriah Listrik Aceh Utara Belum Pulih: Ribuan Warga Hidup dalam Gelap, PLN Akui Sinkronisasi Pembangkit Gagal Total

Olahraga

Kisah Kakak Beradik di ATF UI Taekwondo Championship 2025: Angkat Tinggi Nama Laxuse Taekwondo Club

badge-check


					Kisah Kakak Beradik di ATF UI Taekwondo Championship 2025: Angkat Tinggi Nama Laxuse Taekwondo Club Perbesar

JAKARTA, harianpaparazzi.com – Ajang bergengsi ATF UI Taekwondo Championship 2025 yang digelar di Balairung Universitas Indonesia, Depok, menjadi panggung gemilang bagi dua atlet muda berbakat dari Laxuse Taekwondo Club, yakni Almaira Balques Kemalputri dan adiknya, Humaira Safa Kemalputri.

Almaira, siswi kelas 11 SMA Al Azhar 4 Kemang Pratama, berhasil meraih Juara 1 Kyorugi Junior Putri U-44 Kg. Atlet berprestasi ini telah mengikuti 15 kejuaraan nasional dan internasional bergengsi seperti Kapolri Cup, Bharaduta Open, serta Negeri Sembilan Online International Championship, dengan total perolehan medali 8 emas, 6 perak, dan 1 perunggu.

Sementara itu, sang adik, Humaira, siswi kelas 5 SD Al Azhar 6 Jakapermai, menyabet Juara 1 Kyorugi Pra Cadet U-35 Kg. Meski usianya masih belia, Humaira telah mengikuti 5 kejuaraan nasional termasuk KONI Cup Series, DGTI, dan Kemenpora Cup, dan memborong seluruh medali emas.

Turnamen ATF UI Taekwondo Championship 2025 digelar selama dua hari, 25–26 Juli, dengan melibatkan 1.231 atlet dari 116 lembaga taekwondo tingkat SD hingga perguruan tinggi. Kejuaraan ini menjadi ajang penting untuk menjaring bibit unggul menuju tingkat nasional dan diakui sebagai turnamen grade C nasional.

Mayor Jenderal TNI (Mar) Dr. Oni Junianto, Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia DKI Jakarta, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembinaan atlet harus dimulai sejak dini.

“Pembentukan atlet memang seharusnya dimulai sejak sedini mungkin. Turnamen ini jadi wadah generasi muda untuk tumbuh jadi pribadi kuat dan berdaya juang tinggi,” ujarnya.

Dekan FISIP UI Prof. Aji, yang membuka kejuaraan secara resmi, menyebut ATF UI sebagai simbol integrasi akademik, seni, dan olahraga di lingkungan kampus.

“FISIP UI tidak hanya fokus pada isu sosial dan politik, tapi juga pada penguatan karakter anak muda lewat kegiatan nyata seperti ini,” ungkapnya.

Prof. Aji juga berharap kejuaraan ini ke depan bisa masuk dalam kalender resmi nasional dan membuka peluang menjadi tuan rumah kejuaraan internasional, memanfaatkan jaringan global Universitas Indonesia.

Prestasi Almaira dan Humaira menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia bahwa dedikasi dan konsistensi dalam latihan dapat membawa mereka menuju panggung nasional bahkan internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gampong Mesjid Punteut Tumbangkan Gampong Tengah 1-0 di Turnamen Forkopimcam Blang Mangat Cup 2025

31 Agustus 2025 - 22:14 WIB

Masjid Punteut Kalahkan Seneubok 2–0 di Turnamen Bola Kaki HUT RI ke-80 Forkopimcam Blang Mangat Cup 2025

24 Agustus 2025 - 20:47 WIB

Misi Merah Putih di Asian Kurash Championship 2025, Tim Indonesia Bertekad Ukir Prestasi

26 Juli 2025 - 22:43 WIB

Zinc Trail Run 2025 Hadir Dengan Rute Lebih Menantang dan Seru di Pantai Pandawa Bali

9 Juli 2025 - 19:13 WIB

Ketua Umum PBSI Apresiasi Suksesnya Penyelenggaraan Kapolri Cup 2025

7 Juli 2025 - 09:56 WIB

Trending di Olahraga