Menu

Mode Gelap
Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat! Di Balik Lumpur dan Doa Keluarga: Perjalanan Menggetarkan Seorang Wartawan Bener Meriah Listrik Aceh Utara Belum Pulih: Ribuan Warga Hidup dalam Gelap, PLN Akui Sinkronisasi Pembangkit Gagal Total

Olahraga

Hari ke-10 Cabor Terla Finalkan 3 Mata Lomba, DKI Raih 2 Emas

badge-check


					Hari ke-10 Cabor Terla Finalkan 3 Mata Lomba, DKI Raih 2 Emas Perbesar

Harianpaparazzi.com, Lhoksukon – Pelaksanaan pertandingan pada hari ke-10, Minggu, 15 September 2024, cabang olahraga aerosport terbang layang sukses memfinalkan tiga mata lomba pada even PON XXI Aceh – Sumut.

Tiga mata lomba yang final pada hari ke-10 masing-masing precision landing dual seater putra, duration flight dual seater putra, dan duration flight dual seater putri. “Ini adalah untuk posisi medali ke 22 hingga ke 30, dari jumlah sebanyak 42 medali yang diperebutkan pada cabor terbang layang,” jelas Ketua Panitia Pelaksana Farid Nazmi, ST, MMSc.

Untuk mata lomba precision landing dual seater putra, medali emas direbut Panji asal Papua Tengah yang mencatat total perolehan nilai 1977,29. Ini adalah emas kedua untuk Panji setelah beberapa hari lalu dia juga berhasil merebut emas pada mata lomba lainnya.

Posisi kedua pada mata lomba ini diraih Saeful dari Jawa Timur dengan poin 1967,30 sehingga berhak untuk medali perak, dan perunggu jatuh kepada Danang (DIY) dengan perolehan nilai 1936,89.

Sementara pada mata lomba duration flight dual seater putra, atlet DKI Jakarta bernama Wahyu sukses memuncaki nilai, yakni sebesar 2000, sehingga berhak untuk medali emas. Medali perak diraih Abdul (Papua) dengan nilai 1675, dan perunggu Hikari (Aceh) dengan nilai 1100.

Selanjutnya pada mata lomba duration flight dual seater putri, atlet DKI Jakarta bernama Monica kembali menoreh prestasi dengan meraih nilai 2000 dan diganjar dengan medali emas. Medali perak untuk Lina (Papua) dengan nilai 1750, dan Ina asal Jawa Barat membawa pulang perunggu setelah sukses mengoleksi nilai 1725.

Koordinator Bidang UPP Cabor Terbang Layang Fuad Cahyadi, SSTP, MSi, mengatakan upacara pengalungan medali untuk para juara dari tiga mata lomba tersebut direncanakan dilaksanakan pada Senin, 26 September 2024.

“Ini adalah emas ke-8 ke-9 dan ke-10, artinya sudah 10 mata lomba yang masuk final. Dan tersisa empat lomba lagi yang sedang bertanding,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinilai Cari Panggung, Ketua IPMAT Banda Aceh Dikritik soal Tudingan Penanganan Bencana di Aceh Tenggara Lamban

7 Januari 2026 - 20:42 WIB

Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen

7 Januari 2026 - 16:12 WIB

Salim Fakhry Zoom Meeting dengan Presiden Prabowo dan Menteri Pertanian

7 Januari 2026 - 14:46 WIB

Dugaan Pembohongan Publik PGE: Kompresor Tak Pernah Beroperasi, Aceh Utara Merugi Miliaran Rupiah

6 Januari 2026 - 22:01 WIB

Dana Desa Dipertanyakan, Dugaan Mark Up dan Program Fiktif Gampong Riseh Baroh Mengemuka

5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Trending di Aceh