Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

Aceh

Diduga Ada Kepentingan TPS Digeser, Sebagian Masyarakat Blang Ado Ancam Enggan Memilih 

badge-check


					Diduga Ada Kepentingan TPS Digeser, Sebagian Masyarakat Blang Ado Ancam Enggan Memilih  Perbesar

Aceh Utara, harianpaparazzi.com – Perhelatan Pilkada Serentak 2024 tinggal satu hari lagi. Tahapan pemungutan dan perhitungan suara akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Namun, sebagian besar masyarakat dari dua dusun di Gampong Blang Ado, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, enggan pergi ke TPS untuk memilih. Hal ini disebabkan oleh pemindahan lokasi TPS yang biasanya berada di Meunasah Induk Desa Blang Ado, kini dipindahkan ke Meunasah Dusun Krueng Inong.

Pemindahan ini dilakukan sepihak oleh PPS setempat saat menginput titik koordinat yang diserahkan ke KIP melalui PPK.

Pada saat itu, Geuchik Gampong Blang Ado, Bil Walidin, sudah terlebih dahulu memperingatkan Ketua PPS agar tempat pemungutan suara tetap berada di Meunasah Induk seperti biasa. Namun, Ketua PPS menjamin bahwa koordinatnya tidak berubah dan tetap berada di lokasi yang sama, sehingga Geuchik dan masyarakat tidak mengetahui adanya pemindahan.

Namun, saat undangan pemilih dibagikan pada hari kemarin, baru diketahui bahwa lokasi TPS ternyata berada di Meunasah Dusun, bukan di Meunasah Induk Desa Blang Ado. Artinya, Ketua PPS (Manzahri) selama ini telah membohongi Geuchik dan masyarakat. 

Hal ini membuat masyarakat marah dan kecewa. Bahkan, hal serupa (pemindahan lokasi TPS) sudah pernah diinisiasi sebelumnya pada Pemilu Serentak 2024, namun saat itu telah digagalkan oleh masyarakat.

Masyarakat sudah melayangkan protes terkait masalah ini kepada pihak Mukim, PPK, dan Camat Kuta Makmur. Pada hari Senin, 25 November 2024, Camat Kuta Makmur memfasilitasi pertemuan antara aparat desa dan masyarakat Blang Ado dengan PPK Kecamatan Kuta Makmur. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Kapolsek Kuta Makmur dan Panwascam untuk mencari solusi terkait tuntutan masyarakat Blang Ado.

Hasil dari pertemuan tersebut, PPK berupaya untuk memindahkan kembali TPS ke pusat desa, yakni Meunasah Induk Desa Blang Ado, sebagaimana yang sudah biasa dilakukan pada pemilihan-pemilihan sebelumnya. 

Namun, setelah berkoordinasi dengan KIP Kabupaten, pemindahan lokasi TPS tidak memungkinkan lagi karena waktu pemungutan dan perhitungan suara sudah sangat dekat dan salinan lokasi serta koordinat sudah ditetapkan dalam Surat Keputusan secara Nasional.

Hal ini membuat masyarakat sangat kecewa dan berpotensi menyebabkan apatisme dalam partisipasi pemilih. (Fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Puluhan Ribu Hektare Hutan Aceh Digunduli, Izin Legal Jadi Tameng?

19 Februari 2026 - 12:43 WIB

Kritik Keras Warga, Pemerintah Dinilai Lemah Tindak Penambangan Liar di Geureudong Pase

18 Februari 2026 - 22:56 WIB

PT Pembangunan Lhokseumawe Raih Opini WTP atas Laporan Keuangan 2025

18 Februari 2026 - 18:10 WIB

Harga Daging Meugang di Punteut Turun Dibanding Tahun Lalu, Warga Tetap Serbu Pasar Jelang Ramadhan

18 Februari 2026 - 12:45 WIB

Satpol PP dan WH Agara Razia Kedai Tuak, Empat Orang Perempuan Diamankan 

18 Februari 2026 - 09:00 WIB

Trending di Aceh