Menu

Mode Gelap
Akhmad Munir Terpilih Jadi Ketum PWI Pusat 2025-2030, Akhiri Dualisme Organisasi Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam PT PN, Laporan Resmi Masuk Polres Aceh Utara PTPL Siap Jadi Pemain Rantai Pasok Lokal dalam Pengembangan Blok Andaman Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam di Cot Girek, Korban Belum Buat Laporan Polisi Diduga “Rampok Tanah” di Lhokseumawe: UIN Arasy dan BPN Kota Jadi Sorotan Masjid Punteut Kalahkan Seneubok 2–0 di Turnamen Bola Kaki HUT RI ke-80 Forkopimcam Blang Mangat Cup 2025

News

Antusias Mahasiswa Ilmu Komunikasi Uhamka Dalam Kunjungan Belajar Tentang Diplomasi Naskah Kuno Dan Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Resmi Konferensi Umum UNESCO Di Perpusnas

badge-check


					Antusias Mahasiswa Ilmu Komunikasi Uhamka Dalam Kunjungan Belajar Tentang Diplomasi Naskah Kuno Dan Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Resmi Konferensi Umum UNESCO Di Perpusnas Perbesar

Jakarta, harianpaparazzi.com – Aula Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menjadi saksi antusiasme puluhan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Prof. HAMKA (UHAMKA), yang mengikuti kunjungan belajar pada Sabtu, 26 Juli 2025. Mengangkat tema “Komunikasi Internasional: Diplomasi Naskah Kuno dan Bahasa Indonesia Menjadi Resmi Bahasa Konferensi Umum UNESCO”, kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran langsung mengenai praktik diplomasi budaya dan kebahasaan dalam komunikasi global.

Kegiatan dibuka oleh Dekan FISIP UHAMKA, Dra. Tellys Corliana, M.Hum., yang dalam Berbagainya menyampaikan pentingnya memahami komunikasi internasional tidak hanya sebagai konsep teoritis, tetapi sebagai strategi nyata yang melibatkan unsur budaya, sejarah, dan mengusung identitas nasional. “Melalui kunjungan ini, kami ingin mahasiswa melihat sendiri bagaimana diplomasi bisa dilakukan tidak hanya melalui negosiasi politik, tetapi juga melalui warisan budaya seperti naskah kuno dan bahasa,” ujar Tellys.

Kegiatan ini juga dibawakan oleh Andys Tiara, S.Sos,MIKom selaku Kapordi Ilmu Komunikasi FISIP Uhamka dan juga mendampingin dalam kegiatan ini Dr. Nurdin Sibaweh, M.Si dan Mustiawan, MIKom selaku dosen pengampuh mata kuliah Komunikasi Internasional.

Sesi utama diisi oleh Prof. Endang Aminudin Aziz, MA, Ph.D., Kepala Perpusnas RI, dan merupakan tokoh utama dalam menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmikonferensi umum UNESCO, tampil sebagai keynote speaker. Pada paparannya, Prof. Endang menekankan peran strategis naskah kuno sebagai alat diplomasi budaya yang memperkenalkan kekayaan intelektual bangsa ke panggung dunia. Ia juga menjelaskan proses panjang hingga akhirnya Bahasa Indonesia resmi diakui sebagai salah satu bahasa resmi dalam Konferensi Umum UNESCO, sebuah pencapaian diplomasi kebahasaan yang meyakinkan. “Pengakuan ini bukan semata-mata mata administratif, tetapi simbol bahwa Bahasa Indonesia memiliki kekuatan budaya dan sejarah yang diakui dunia,” tegas Prof. Endang kepada para mahasiswa.

Selain sesi pemaparan, siswa juga diajak melakukan tur singkat ke bagian koleksi naskah kuno Perpusnas. Mereka menyaksikan langsung manuskrip-manuskrip bersejarah yang selama ini menjadi bagian dari identitas literasi bangsa dan kini juga menjadi instrumen komunikasi internasional.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan mahasiswa mengenai praktik komunikasi internasional melalui pendekatan diplomasi budaya dan kebahasaan, serta membekali mereka dengan pemahaman praktis tentang bagaimana sebuah bangsa membangun citra dan pengaruhnya melalui kekuatan simbolik.

Mahasiswa pun mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari kunjungan ini. “Kami jadi lebih memahami bahwa komunikasi internasional bukan hanya soal bahasa asing, tetapi juga tentang bagaimana kita memperkenalkan budaya dan identitas kita ke dunia,” ujar salah satu peserta, Thifal, mahasiswa semester enam Mata Kuliah Komunikasi Internasional

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UHAMKA untuk meningkatkan kapasitas akademik mahasiswa melalui pengalaman lapangan dan dialog dengan para pakar serta praktisi komunikasi dan kebudayaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir: Stop Demonstrasi Anarkis, Saatnya Gandengan Tangan untuk Indonesia

31 Agustus 2025 - 10:47 WIB

Lanud Husein Sastranegara Panen Raya Sayuran, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

31 Agustus 2025 - 09:21 WIB

Kapolri dan Panglima TNI Siapkan Langkah Tegas Atasi Aksi Anarkis, Pastikan Pemulihan Keamanan Nasional

30 Agustus 2025 - 20:52 WIB

Akhmad Munir Terpilih Jadi Ketum PWI Pusat 2025-2030, Akhiri Dualisme Organisasi

30 Agustus 2025 - 20:12 WIB

Kemendagri: Penanggulangan Bencana Harus Jadi Bagian dari Strategi Pembangunan

30 Agustus 2025 - 18:15 WIB

Trending di News