Menu

Mode Gelap
Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat! Di Balik Lumpur dan Doa Keluarga: Perjalanan Menggetarkan Seorang Wartawan Bener Meriah

Aceh

Akibat diguyur hujan, 700 personil TAGANA akan diungsikan

badge-check


					Akibat diguyur hujan, 700 personil TAGANA akan diungsikan Perbesar


Harianpaparazzi.com – Lhoksukon, 700 lebih personil TAGANA se Indonesia berkemah di halaman Kantor Bupati kemungkinan terpaksa di ungsikan ke berbagai perkantoran, mengingat tenda mereka digenangi air hujan. Kehadiran ratusan personil itu untuk memeriahkan jadi hari jadi TAGANA ke 20 dan hari lanjut usia (HALUN ) ke 28 Rabu (29/05) besok yang akan dihadiri Mentri sosial RI.
Ratusan Tenda TAGANA kemensos RI, saat ini kondis nyai tergenang akibat curah hujan yang turun dengan derasnya di kota Lhoksukon pada selasa sore (28/05). Beberapa personil dari rombongan salah satunya asal Papua terpaksa keluar dari bumi perkemahan kantor bupati.
Ketua TAGANA Aceh Utara Amiruddin, SE, menjelaskan, upaya lain yang dapat dilakukan mengeringkan genangan tersebut, dengan jalan menyedot dengan menggunkan mobil tangki air. Namun bila hal ini juga tekendala maka jalan satu-satunya mereka terpaksa di ungsikan ke berbagai perkantoran.
“Pemerintah kita juga sedang mempersiapkan gedung baru yang belum ditempati sebelah kantor bupati, dan rencananya kalau hujan tidak reda besar kemungkinan para personil ini akan kita tempatkan mereka ke gedung tersebut,”
Personil TAGANA seluruh indonesia itu telah berkemah selama 15 hari di halaman kantor Bupati, dan mereka akan mengikuti puncak hari jadinya esok hari. Selama 2 minggu personil itu berada di Kantor Bupati, mereka menggelar serangkaian kegiatan. Adapun rangkaian kegiatan itu pembagian bantuan perlengkapan kamar seperti kasur, selimut, seprei, kipas angin yang diperuntukan bagi warga lanuut usia,
Selain itu membangun rumah singgah pasien (RSP) bagi Lansia per kecamatan 1 unit dengan jumlag total 27 rumah RSP di 27 kecamatan. (firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dana Desa Gampong Meunye Peut Disorot: Dugaan Indikasi Penyimpangan Aset, Program Berubah Sepihak, hingga BLT Dipotong Oknum Geuchik

9 Januari 2026 - 15:33 WIB

Tanggul Krueng Peuto Bobol, Ribuan Warga Desa Kumbang Terancam Mengungsi

8 Januari 2026 - 19:47 WIB

Bupati Salim Fakhry Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I tahun 2026

8 Januari 2026 - 19:01 WIB

Dinilai Cari Panggung, Ketua IPMAT Banda Aceh Dikritik soal Tudingan Penanganan Bencana di Aceh Tenggara Lamban

7 Januari 2026 - 20:42 WIB

Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen

7 Januari 2026 - 16:12 WIB

Trending di Aceh