Menu

Mode Gelap
Belum Genap Sebulan, Kades dan Perangkat Desa Taput akan Bimtek di Medan  BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan

Aceh

Puskesmas Tanah Pasir Bantah Isu Tak Tersedianya Sopir Ambulans Saat Penanganan Pasien Kecelakaan Kerja

badge-check

Puskesmas Tanah Pasir Bantah Isu Tak Tersedianya Sopir Ambulans Saat Penanganan Pasien Kecelakaan Kerja Perbesar

Aceh Utara, Harianpaparazzi.com – Puskesmas Tanah Pasir, Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara, secara resmi membantah informasi yang menyebut tidak tersedianya sopir ambulans saat penanganan seorang pasien kecelakaan kerja asal Gampong Alue. Pihak Puskesmas menegaskan bahwa layanan medis dan transportasi darurat telah disiapkan dan tersedia sesuai prosedur.

Klarifikasi ini disampaikan menyusul maraknya pemberitaan yang menyebut seorang pasien bernama M. Nasir (46) terpaksa dirujuk ke RSUD Cut Meutia menggunakan sepeda motor karena tidak adanya sopir ambulans. Menanggapi hal tersebut, Kepala Puskesmas Tanah Pasir, dr. Jarita, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sesuai fakta di lapangan.

“Petugas medis dan sopir ambulans berada di tempat saat kejadian dan siap memberikan layanan,” ujar dr. Jarita dalam pernyataan tertulis, Sabtu (12/7).

Diketahui, M. Nasir mengalami luka pada jempol tangan kiri akibat kecelakaan kerja saat mengoperasikan mesin tebu. Ia tiba di UGD Puskesmas Tanah Pasir pada pukul 11.20 WIB dan langsung mendapatkan penanganan medis awal.

Setelah dilakukan observasi, tim medis menganjurkan agar pasien dirujuk ke RSUD Cut Meutia untuk perawatan lanjutan. Namun, pihak keluarga menolak penggunaan ambulans dengan alasan akan menjemput mobil pribadi yang sedang berada di rumah.

Selama menunggu, pasien tetap berada di ruang UGD dalam pengawasan tenaga medis. Sekitar 30 menit kemudian, keluarga pasien kembali ke Puskesmas namun tanpa kendaraan, karena tidak ada anggota keluarga yang bisa menyupir. Petugas kembali menawarkan layanan ambulans, namun kembali ditolak.

“Mereka bersikeras untuk berangkat sendiri dengan sepeda motor,” ungkap salah satu petugas.

Untuk memastikan tidak terjadi kesalahpahaman, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Jalaluddin, SKM., M.Kes., turut turun langsung ke RSUD Cut Meutia dan mengunjungi pasien di Ruang Rawat Inap Arafah 2. Ia memastikan kondisi pasien telah stabil dan mendapatkan perawatan optimal dari pihak rumah sakit.

Lebih lanjut, pihak Puskesmas menyatakan siap menghadirkan saksi berupa petugas medis dan sopir ambulans untuk memperkuat kronologi kejadian yang sebenarnya.

“Kami berharap klarifikasi ini menjadi rujukan informasi yang sahih dan tidak menyesatkan publik,” tegas dr. Jarita.

Puskesmas Tanah Pasir berkomitmen terus memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, responsif, dan sesuai prosedur kepada seluruh masyarakat. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tokoh Masyarakat Darul Ihsan Desak Pemerintah Segera Legalkan Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat

19 Juli 2026 - 19:16 WIB

Konflik Cot Girek Memasuki Titik Kritis, Nasib 500 Pekerja dan Perpanjangan HGU Berkejaran dengan Waktu

17 Juli 2026 - 22:52 WIB

Latih Kesiapsiagaan, PHE NSO Edukasi Anak Desa Kuala Cangkoi Tanggap Bencana

16 Juli 2026 - 19:24 WIB

Sukseskan Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Sekolah TK Al Jabal Nur

16 Juli 2026 - 12:34 WIB

5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

14 Juli 2026 - 12:38 WIB

Trending di Aceh