Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

Aceh

Kecelakaan Kerja, Basarnas Aceh Evakuasi 1 Orang Crew Kapal Tanker MV. Ocean Virginia Berbendera Panama

badge-check


					Kecelakaan Kerja, Basarnas Aceh Evakuasi 1 Orang Crew Kapal Tanker MV. Ocean Virginia Berbendera Panama Perbesar

Banda Aceh – Harianpaparazzi.com I Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Banda Aceh melakukan Medical Evakuasi (Medevac) terhadap 1 orang Crew Kapal Tanker MV. Ocean Virginia di Perairan Selat Benggala pada Jum’at, (24/05/2024).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh Al Hussain kepada media ini mengatakan, “Pada Kamis, 16 Mei 2024, sekitar pukul 11.35 WIB, Kapal MT. Ocean Virginia melakukan pelayaran dari Port Kandla (India) menuju Port Incheon (Korea Selatan),” katanya.

“Ditengah pelayaran, Jum’at (24/5), seorang crew kapal mengalami luka pada ketiga jarinya akibat kecelakaan kerja, sehingga membutuhkan penanganan medis lebih lanjut,” sebutnya.

Adapun 1 Crew Kapal Tanker yang berbendera Panama tersebut yaitu Mr. JYM Cabardo Del Socorro (53) berjenis kelamin pria dan berpaspor Filipina.

Lebih lanjut Al Hussain menjelaskan, setelah menerima informasi dari Agen Kapal tentang permintaan Medevac MV. Ocean Virginia, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh memberangkatkan Tim Rescue Basarnas bersama Potensi SAR dari Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh menggunakan KN. SAR Kresna 232 menuju titik evakuasi.

“Sesampainya dititik evakuasi, Tim SAR Gabungan kemudian melakukan evakuasi terhadap korban dan berhasil dengan selamat,” ungkapnya.

“Dari Hasil Pemeriksaan Balai Karantina Kesehatan Kelas I Banda Aceh bahwa Korban mengalami Cidera Tangan bagian kiri pada bagian ruas jari. Selanjutnya, korban dievakuasi menuju Pelabuhan Ulele Banda Aceh,” sebutnya

“Pukul 16.30 WIB, KN SAR Kresna bersama Tim SAR Gabungan tiba di Pelabuhan Ulee Lheue, Selanjutnya korban diserahkan kepada Pihak Balai Karantina Kesehatan Kelas I Banda Aceh untuk dievakuasi menuju RSUD Zainal Abidin guna pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.” Pungkasnya

Adapun unsur yang terlibat dalam Operasi Medevac Tim SAR Gabungan yaitu Basarnas Banda Aceh, Polsek Ulee Lheue, BKK Kelas I Banda Aceh, Pos AL Lampulo, Agen Kapal, Satgas SAR, Orari, Rapi serta sejumlah awak Media. (ZUL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Harapan Meugang untuk Korban Banjir, Pemerintah Siapkan Daging bagi 95 Ribu KK di Aceh Tamiang

15 Februari 2026 - 22:50 WIB

Satgas PKH Gelar Rapat Lanjutan Pencabutan Izin 28 Perusahaan

15 Februari 2026 - 12:17 WIB

Satgas SAR Kota Lhokseumawe Berikan Klarifikasi Terkait Berita Yang Beredar

15 Februari 2026 - 08:58 WIB

KKR Aceh dan Pemkab Aceh Timur Gelar Haul Tragedi Simpang Kuala–Ara Kundoe

14 Februari 2026 - 20:49 WIB

Tiga Bulan Pascabanjir, Desa Kappa di Bireuen Masih Terisolasi Tanpa Listrik dan Sinyal

14 Februari 2026 - 19:54 WIB

Trending di Aceh