Menu

Mode Gelap
Jebol Pasca Bencana 2025, Tanggul Sungai Sigeaon di Siualuompu Taput Belum Diperbaiki Jufri Sitompul Terpilih Jadi Ketua PKB Taput: Memperkuat Struktur Menghadapi Pemilu Legislatif Operasi Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Berhasil Ungkap Kasus Ganja di Kecamatan Galang Belum Genap Sebulan, Kades dan Perangkat Desa Taput akan Bimtek di Medan  BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Aceh

Air Bersih Menghilang Berhari-hari, Aki Lhee Pertanyakan Kinerja PDAM Aceh Utara, DPRK Aceh Utara Jangan Hanya Duduk di Kantor dan Terima Gaji Buta, Edi : Turun Ke Lapangan Lihat Keluhan Masyarakat

badge-check

Air Bersih Menghilang Berhari-hari, Aki Lhee Pertanyakan Kinerja PDAM Aceh Utara, DPRK Aceh Utara Jangan Hanya Duduk di Kantor dan Terima Gaji Buta, Edi : Turun Ke Lapangan Lihat Keluhan Masyarakat Perbesar

Aceh Utara, Harianpaparazzi – Tokoh masyarakat Cot Girek, Edi Saputra alias Aki Lhee, angkat bicara keras soal krisis air bersih yang telah berlangsung berhari-hari di wilayah Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara. Ia mempertanyakan kinerja dan tanggung jawab PDAM Tirta Pase milik Pemerintah Kabupaten Aceh Utara yang dinilai gagal menyediakan kebutuhan dasar masyarakat.

“Air bukan kemewahan, ini hak rakyat! Sudah berhari-hari masyarakat Cot Girek tidak mendapatkan air bersih. Apa masalahnya? Apakah karena masyarakat tidak bayar? Atau kurang bayar? Atau jangan-jangan sengaja diputuskan?” tegas Aki Lhee dengan nada geram saat diwawancarai, Senin (6/5/2025).

Menurutnya, ketiadaan air bersih bukan hanya menyulitkan aktivitas harian warga, tetapi juga membahayakan kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia. Ia menegaskan bahwa masyarakat selama ini tetap membayar tagihan air secara tertib, bahkan sebagian rela antre air dari sumur dan parit demi kelangsungan hidup.

“Kalau rakyat tetap bayar tapi air tidak mengalir, maka yang bermasalah adalah sistemnya. Mohon kepada Bapak Direktur PDAM Aceh Utara yang terhormat untuk jangan diam dan duduk manis di balik meja. Datanglah ke Cot Girek, lihat langsung derita rakyat yang sudah terlalu sabar,” tambahnya.

Aki Lhee Tokoh Cot Girek dan Juga Wartawan di wilayah Cot Girek mendesak Bupati Aceh Utara untuk segera memanggil dan mengevaluasi kinerja manajemen PDAM. Ia menyebutkan bahwa pelayanan publik yang buruk adalah bentuk penghinaan terhadap rakyat yang setiap hari bergelut dengan penderitaan.

“Kami tidak butuh janji, kami butuh air sekarang! Jangan sampai krisis air berubah menjadi krisis kepercayaan kepada pemerintah daerah,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PDAM Tirta Pase belum memberikan klarifikasi resmi terkait terhentinya pasokan air bersih di Cot Girek.

Di lain Tempat Awak Media paparazi.com.pada Kamis 08 Mei 2025 Berhasil menghubungi Kabag Umum PDAM Tirta Mon Pasee Lhok Sukon menanyakan hal tersebut kepada bapak Hamdan Kabag Umum PDAM, namun beliau mengarahkan untuk bertemu langsug Pak Beri yang berada di Lhokseumawe untuk menanyakan langsung hal tersebut yang sebentar lagi katanya akan menuju ke Lokasi Cot Girek untuk melihat langsung laporan warga terkait kelangkaan air bersih di Cot Girek Aceh Utara.

Wartawan media ini juga meminta untuk mengirimkan nomor Pak Beri, namun Kabag Umum PDAM Tirta Mon Pasee Lhok Sukon tidak berani memberikan, akan konfirmasi langsung dan mengarahkan Wartawan untuk menjumpainya langsung ke dekat Hotel Diana, sebutnya.

Selang beberapa menit kemudian, Pak Hamdan kembali mengirimkan nomor Edi PDAM, setelah awak media menghubungi Edi, awak media di arahkan mempertanyakan hal kelangkaan air tersebut kepada kepada Dirum PDAM pak Dayah, Edi juga meminta data kongkrit daerah mana saja Adi Cot Girek yang terjadi kelangkaan air, agar kami bisa langsung turun ke lapangan, ucapnya.

Edi juga menambahkan, hubungi saja langsung bang ke pak Dayat, Dirum PDAM, Bisa abang minta nomornya sama bang hamdan Kabag Umum PDAM, kalau sama saya harus minta izin dulu bang, tutupnya.

Edi Aki 3 juga Mempertegas Keluhan Masyarakat kepada Bupati Aceh Utara dan Anggota DPRK Aceh Utara Dapil Cot Girek, jangan hanya Duduk sambil bersila Kaki ngopi di Warung Kopi dan menerima gaji buta, namun tidak peka terhadap keluhan Masyarakat atas krisis air bersih di Kecamatan Cot Girek, sebutnya.

Seharusnya Anggota Dewan yang terhormat di DPRK Aceh Utara, apalagi Dapil Cot Girek bisa mendesak PDAM, tapi kita lihat sudah berhari hari tidak ada gebrakan apapun di Anggota Dewan, kita sangat menyesalkan atas kejadian ini, geramnya.

Edi Aki 3 juga menyebutkan Air PDAM banyak terbuang sia sia, alias Mubazir di waktu Malam. Nama Nama Desa yang krisis air bersih diantaranya adalah, Desa Lhok Reuhat, Lung Baro, Jeulikat, Ara, Desa Trieng dan juga Desa Bukit Selamat tutur Edi Aki 3.
(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

DWP PNL Menyapa dari Hati: Menjaga Senyum, Menyalakan Harapan Anak Negeri

31 Juli 2026 - 09:03 WIB

JMSI Nilai Safrizal Berhasil Pimpin PRR Aceh di Masa Darurat dan Pemulihan: Minta Fokus Penuh pada Fase Rekonstruksi

30 Juli 2026 - 18:08 WIB

MAA Aceh Utara Lahirkan Pemuda Pelopor dan Duta Adat, Warisan Indatu Bersemi di Tangan Generasi Muda

30 Juli 2026 - 00:33 WIB

Muhammad Imam Abiyyu Persembahkan Dua Medali Perak untuk PNL di Ajang PORSENI XV

27 Juli 2026 - 23:30 WIB

Setahun Disidik, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Dokumen Pembayaran BLT Gampong Blang Majron Berakhir SP3, Temuan Audit Rp107,8 Juta Jadi Sorotan

25 Juli 2026 - 19:59 WIB

Trending di Aceh