Menu

Mode Gelap
Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah

Aceh

Menyongsong Generasi Qurani: Spirit MTQ Bangkitkan Aceh Utara

badge-check


					Menyongsong Generasi Qurani: Spirit MTQ Bangkitkan Aceh Utara Perbesar

Lhoksukon, Harianpaparazzi – Suara lantunan ayat-ayat suci akan kembali bergema dari bumi Pase. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-35 tingkat Kabupaten Aceh Utara yang dijadwalkan digelar pada 18 hingga 24 April 2025 di Landing, Lhoksukon, bukan hanya ajang perlombaan, namun momentum sakral yang menandai kebangkitan nilai-nilai Qurani di tengah masyarakat.

Setelah vakum dua kali akibat pandemi dan padatnya agenda nasional, MTQ Aceh Utara hadir kembali dengan semangat yang tak surut. Dengan mengusung tema “Bangkitkan Generasi Bumoe Pase yang Qur’ani, Cerdas dan Berakhlak Mulia,” pemerintah daerah menegaskan bahwa MTQ kali ini bukan sekadar seremoni tahunan.

“Meskipun waktu persiapannya mepet, kita ingin even ini tetap sukses dan memberikan makna,” ujar Hadaini, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Utara saat rapat persiapan MTQ ke 35 di kantor Bupati, Landeng Lhoksukon, kamis (10/04) . Ia menyebut 851 peserta dari berbagai kecamatan akan berlaga di delapan cabang perlombaan. Dari tilawah, hifzh, tafsir, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an, seluruhnya dirancang untuk menjaring bibit unggul kafilah menuju MTQ Provinsi di Pidie Jaya Oktober mendatang.

Tak sekadar mencetak qari dan qariah, MTQ juga diharapkan menjadi panggung bagi regenerasi moral dan spiritual masyarakat Pase. Di tengah derasnya arus digital dan tantangan akhlak generasi muda, lantunan ayat suci yang menggema dari panggung utama hingga aula sekolah menjadi penanda bahwa nilai-nilai Ilahiyah tetap dijaga.

Sekda Aceh Utara, Dr. A. Murtala, M.Si, bahkan mendorong agar event ini juga menjadi lokomotif ekonomi rakyat. “UMKM lokal harus ikut meramaikan. Ini bukan hanya lomba, tapi ruang bertemunya ekonomi, syiar, dan budaya lokal,” ujarnya.

MTQ ke-35 menjadi momen kolaborasi: antara pemerintah, tokoh agama, masyarakat, hingga insan pendidikan. Di setiap baris tilawah, tersimpan harapan agar anak-anak Aceh Utara tak hanya lancar membaca Al-Qur’an, tapi juga hidup dan berperilaku berdasarkan tuntunan kitab suci.

Dengan latar spirit keagamaan dan cita rasa lokal, Aceh Utara kembali menegaskan jati dirinya sebagai wilayah yang menjadikan Islam bukan hanya sebagai identitas, melainkan juga napas pembangunan.

Saat panggung MTQ dibuka nanti, bukan hanya kompetisi yang akan dimulai. Tapi juga gerak langkah bersama menuju peradaban Qurani yang dicita-citakan. Karena dari Lhoksukon, cahaya itu akan menerangi hingga ke seluruh pelosok Pase. (firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bisnis Walet Ilegal di Jantung Kota Lhokseumawe bertahun-Tahun Tanpa PAD, Kini Disasar Pemko

22 April 2026 - 20:48 WIB

247 Jemaah Haji Aceh Timur Siap Berangkat, di tengah pasca Banjir dan Situasi Global

22 April 2026 - 17:54 WIB

PENGHARGAAN & APRESIASI, Polda Aceh Lepas Purna Bakti Kasie Humas Polres Lhokseumawe, Salman Alfarasi, SH, MM

21 April 2026 - 22:41 WIB

Wakil Bupati Lepas 513 Jemaah Haji, Titip Doa untuk Aceh Utara

21 April 2026 - 19:24 WIB

Sidang Sengketa Pemberhentian Direksi PEMA, Penggugat Soroti Tidak Diserahkannya SK

21 April 2026 - 19:16 WIB

Trending di Aceh