Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

Aceh

Ketua IPMAT Banda Aceh Tak Masalah Dirinya Dicopot Terkait Unjuk Rasa

badge-check


					Mahasiswa IPMAT Banda Aceh saat menggelar demonstrasi di depan kantor DPRA.. Perbesar

Mahasiswa IPMAT Banda Aceh saat menggelar demonstrasi di depan kantor DPRA..

Banda Aceh, Harianpaparazzi.com – Ketua Umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Aceh Tenggara (IPMAT) Banda Aceh, Sabarudin, mengatakan tidak masalah rencana pencopotan dirinya diduga terkait unjuk rasa. Menurutnya, IPMAT merupakan lembaga mahasiswa yang bertujuan untuk pengabdian dan mengakomodasi kepentingan mahasiswa Aceh Tenggara yang berkuliah di Banda Aceh.

Sabarudin menjelaskan bahwa selama perencanaan unjuk rasa untuk mengungkap fakta tentang salah seorang anggota DPR Aceh Dapil VIII (Aceh Tenggara dan Gayo Lues) berinisial DNA dari Fraksi Demokrat, pihak mahasiswa mengaku mendapat berbagai ancaman dan perlakuan yang tidak menyenangkan.

Selama proses perencanaan unjuk rasa, pihaknya menghadapi berbagai upaya yang dapat membatalkan aksi tersebut, mulai dari adu domba antara senior, junior, dan alumni IPMAT Banda Aceh, hingga rencana pencopotan jabatan Ketua IPMAT Banda Aceh yang diduga direncanakan oleh pihak DPR Aceh Dapil VIII.

“Kami hanya menyuarakan fakta dan kebenaran tentang kondisi salah seorang anggota DPR Aceh Dapil VIII berinisial DNA dari Fraksi Demokrat. Dapil VIII memiliki Forum Bersama (Forbes) yang diketuai oleh Bapak Ali Basrah, Wakil Ketua II DPR Aceh. Namun, upaya kami untuk mengungkap fakta tersebut dihalangi oleh Forbes Dapil VIII,” terang Sabarudin kepada Harianpaparazzi.com, Kamis (13/03/2025).

IPMAT Banda Aceh semakin mempertanyakan integritas Ali Basrah yang diduga mencoba mengintervensi gerakan mahasiswa. Bahkan, Ali Basrah diduga merencanakan pencopotan Ketua IPMAT Banda Aceh jika unjuk rasa tetap dilaksanakan.

“Saya melihat kekompakan Forbes Dapil VIII DPR Aceh begitu kuat. Namun, jika kekompakan itu dijadikan kemufakatan untuk berbuat jahat, itu adalah hal yang zalim. Mereka, sebagai anggota DPR Aceh, memiliki kewenangan dan kekuatan politik. Jika kekuatan itu digunakan untuk hal yang salah, akan sangat mengerikan,” ujar Sabarudin.

Sabarudin juga menceritakan pengalamannya sebagai Ketua IPMAT Banda Aceh. Hanya karena perkara unjuk rasa untuk mengungkap fakta tentang anggota DPR Aceh Dapil VIII berinisial DNA dari Fraksi Demokrat, ia dan rekan-rekannya mendapat berbagai ancaman, bahkan ada yang menakut-nakuti dengan ancaman masuk penjara jika unjuk rasa dilaksanakan.

“Saya melihat ini sebagai sikap pejabat publik yang antikritik. Mereka menyusun kekuatan bersama untuk mengintervensi gerakan mahasiswa. Ini sangat berbahaya bagi kesehatan demokrasi. Ketika kita berbicara sesuai fakta, kita justru berpotensi berada dalam keadaan terancam, baik secara fisik, mental, maupun kepentingan jabatan dalam organisasi pemerintah maupun nonpemerintah,” ucap Sabarudin. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wamen PAN-RB Datangi Aceh Tamiang, Menyasar PNS, P3K dan CPNS

24 Februari 2026 - 18:50 WIB

Rapim Polda Aceh 2026, Kapolda Aceh Tegaskan Komitmen Implementasi Arahan Presiden dan Kapolri

24 Februari 2026 - 18:48 WIB

Gunakan Surat Palsu Berkop DPRA, Sindikat Penipuan Proyek Rumah Duafa Rugikan Kontraktor Lebih dari Rp200 Juta —Yahdi Hasan Bantah Terlibat

24 Februari 2026 - 11:49 WIB

Bupati dan Plt Sekda Aceh Utara Bersilaturahmi dengan Kasubdit Tipikor Polda Aceh

23 Februari 2026 - 13:55 WIB

Penanganan Sampah Kayu Pascabencana Aceh Tertahan Administrasi, Satgas Diminta Tunggu Kejelasan

22 Februari 2026 - 09:54 WIB

Trending di Aceh