Menu

Mode Gelap
Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah

News

Kapolda Metro Jaya: Operasi Keselamatan Jaya 2025 Fokus ke Edukasi

badge-check


					Kapolda Metro Jaya: Operasi Keselamatan Jaya 2025 Fokus ke Edukasi Perbesar

Jakarta, harianpaparazzi.com – Polda Metro Jaya mulai menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2025 dari Tanggal 10 Feberuari Hingga 23 Februari 2025. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto menegaskan operasi ini lebih menekankan edukasi kepada masyarakat dibandingkan sekadar penindakan pelanggaran lalu lintas.

“ Kami ingin membangun kesadaran masyarakat bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Baik pengendara motor, mobil, maupun pejalan kaki harus disiplin,” ujar Karyoto kepada Media, Senin (10/2/2025) di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya.

Karyoto menyoroti pentingnya pemeriksaan kendaraan sebelum digunakan. Menurutnya, kecelakaan beruntun di Ciawi yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.

“Banyak kecelakaan terjadi karena kelalaian, entah itu rem blong atau faktor lainnya. Maka dari itu, kami mengimbau masyarakat untuk lebih rutin mengecek kendaraannya sebelum bepergian,” jelasnya.

Karyoto menegaskan bahwa gangguan mekanis memang sulit diprediksi, tetapi pengecekan berkala dapat meminimalisir risiko kecelakaan.

Operasi ini juga menjadi bagian dari persiapan Operasi Ketupat 2025, yang rutin digelar menjelang Lebaran. Karyoto mengingatkan pemudik, terutama pengguna motor, agar tidak membawa barang berlebihan saat perjalanan jauh.

“Setiap tahun kami melihat pemudik motor membawa barang berlebihan, padahal itu sangat berbahaya. Kalau bisa, barang yang berat dikirim lewat ekspedisi. Jangan memaksakan diri karena bisa berisiko kecelakaan,” imbaunya.

Dalam operasi ini, Polda Metro Jaya mengerahkan 2.939 personel gabungan yang akan disebar di berbagai titik. Fokus utama adalah pengawasan pengemudi serta kelayakan kendaraan, termasuk uji KIR bagi angkutan umum.

Selain fokus pada keselamatan, Polda Metro Jaya juga berupaya mengurai kemacetan di sejumlah titik rawan, seperti Bundaran HI.

“Kami melihat ada beberapa titik yang sering mengalami kepadatan, terutama saat jam pulang kerja. Kami akan membentuk tim khusus pemecah kemacetan untuk mengatasi hal ini,” kata Karyoto.

Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa ada dua hal utama yang menjadi perhatian dalam operasi ini:

Pengecekan kelayakan kendaraan, terutama sistem pengereman dan komponen keselamatan.
Kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, untuk mencegah kecelakaan akibat pelanggaran aturan.

“Kami berharap masyarakat lebih sadar akan pentingnya keselamatan di jalan. Dengan begitu, angka kecelakaan bisa ditekan, terutama saat mudik Lebaran nanti,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Proyek POCADI Desa Rp2,1 Miliar Disorot AMPERA, Berpotensi Tersandung Hukum Tanpa Audit BPK

29 April 2026 - 11:39 WIB

Disergap di Gerbang Tol Lubuk Pakam, 3 Tersangka dan 53 kilo Sabu di Amankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang

27 April 2026 - 20:14 WIB

PWI Jaya & Diskominfotik DKI Jakarta Matangkan Anugerah Jurnalistik MHT 52-2026

27 April 2026 - 17:23 WIB

Pelantikan PPTSB Jabar: Sinaga Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

27 April 2026 - 13:26 WIB

Aksi Dramatis di Jalan Tol, Polisi Ringkus Bandar Narkoba dengan Barang Bukti 50 Kg Sabu

26 April 2026 - 15:47 WIB

Trending di News