Menu

Mode Gelap
Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat! Di Balik Lumpur dan Doa Keluarga: Perjalanan Menggetarkan Seorang Wartawan Bener Meriah

Aceh

Lhokseumawe Terendam Banjir, 246 Jiwa Terdampak

badge-check


					Lhokseumawe Terendam Banjir, 246 Jiwa Terdampak Perbesar

Lhokseumawe, Harianpaparazzi – Hujan deras yang mengguyur Kota Lhokseumawe sejak Senin dini hari (16/12/2024) menyebabkan banjir di Kecamatan Blang Mangat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Lhokseumawe melaporkan bahwa banjir dipicu oleh tingginya curah hujan serta debit air kiriman dari Kabupaten Aceh Utara. Air mulai menggenangi rumah warga, lahan pertanian, dan fasilitas umum sejak pukul 01.00 WIB.

Menurut data sementara, 246 jiwa dari 73 kepala keluarga (KK) terdampak banjir di dua gampong, yaitu Gampong Asan Kareung (230 jiwa/70 KK) yang mengalami dampak terparah dan Gampong Rayeuk Kareung (16 jiwa/3 KK).

Banjir juga melumpuhkan aktivitas pendidikan di SD Negeri 3 Blang Mangat. Seluruh siswa terpaksa dipulangkan karena ruang kelas dan perpustakaan terendam air hingga Senin pagi. Selain itu, lahan pertanian masyarakat yang baru ditanami turut terdampak.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Lhokseumawe, Darius, menyebutkan ketinggian air mencapai 80 sentimeter. Meski demikian, belum ada warga yang mengungsi karena sebagian besar memilih bertahan di rumah. Warga yang terdampak telah mendirikan dapur umum di meunasah, dan bantuan masa panik dari BPBD serta Dinas Sosial sudah disalurkan.

“Pemerintah Kecamatan Blang Mangat, Polsek, dan Koramil telah melakukan patroli, memastikan langkah evakuasi jika diperlukan, dan membuka seluruh pintu air pertanian untuk meminimalkan dampak banjir,” ujar Darius.

Pemerintah Kota Lhokseumawe mengimbau masyarakat di daerah rawan banjir untuk tetap waspada, terutama dengan potensi curah hujan tinggi yang diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun. Peristiwa banjir ini menjadi perhatian serius pemerintah mengingat pola kejadian yang terus berulang setiap tahun. (firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Brimob Aceh dan Brimob Banten Gotong Royong Bersihkan Mesjid Di Aceh Utara

10 Januari 2026 - 16:15 WIB

Didampingi Pengacara, Warga Blang Panyang Laporkan Dugaan Perusakan Kebun Libatkan PJ Geuchik

10 Januari 2026 - 16:14 WIB

Proyek Jalan PT Krung Meuh Putuskan Listrik Warga, Kodim dan Danramil Diminta Klarifikasi

10 Januari 2026 - 12:09 WIB

Dana Desa Gampong Meunye Peut Disorot: Dugaan Indikasi Penyimpangan Aset, Program Berubah Sepihak, hingga BLT Dipotong Oknum Geuchik

9 Januari 2026 - 15:33 WIB

Tanggul Krueng Peuto Bobol, Ribuan Warga Desa Kumbang Terancam Mengungsi

8 Januari 2026 - 19:47 WIB

Trending di Aceh