Menu

Mode Gelap
Polres Taput Sita 112 Paket Ganja, 2 Kurir Turut Diamankan  Kejari Batu Bara Bongkar Kasus Proyek Jalan Rp43 Miliar, 12 Terdakwa Dituntut, Negara Rugi Rp6 Miliar Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana DLH Tinjau SPPG Mesjid Punteut, Temukan IPAL Belum Berfungsi Optimal Abu Doto Pergi, Jejak Perdamaian yang Ia Tinggalkan Tetap Hidup di Aceh Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik MBG, Harga Dinaikkan hingga Rp47 Juta per Unit

Aceh

PDAM Lanjutkan Proyek Jaringan Pipa Distribusi Untuk Peningkatan Pelayanan Air Bersih

badge-check


					PDAM Lanjutkan Proyek Jaringan Pipa Distribusi Untuk Peningkatan Pelayanan Air Bersih Perbesar

Lhoksukon, Harianpaparazzi – Beberapa kecamatan di Aceh Utara saat ini tengah menerima peningkatan jaringan distribusi pipa PDAM Tirta Mon Pase. Pengerjaan ini dimaksudkan menyambung sejumlah pipa yang terputus.

Proyek pengerjaan di mulai 13 Sepetember dilaksanakan PT. Viktoria Mandiri Sentosa, masih dalam tahap penanaman sampai dengan Jumat (06/07) dan akan berahkir 30 Desember 2024. Adapun Lokasi itu berada di Kecamatan Sawang, Lhoksukon, Baktiya Barat dan Baktiya.

Pengurus perusahaan, Yudi Victoria kepada awak media menjelaskan, pemasangan baru berjalan 19 kilometer dari target 37 kilometer, atau baru sekitar 62 persen. Dengan anggaran, 5 koma 6 miliar bersumber dari APBN.

Glee dagang salah satu desa di kecamatan Sawang, di mana masyarakat setempat akan mendapatkan pelayanan air bersih dari pemasangan pipa yang tengah berjalan menuju ke sistem penyediaan air minum (SPAM) WTP sawang. Dari seluruh pengerjaan proyek itu setengahnya berada di kecamatan tersebut.

“ jadi kita hanya mengerjakan jaringan sambungan yang terputus, tidak semua desa dapat penyambungan pipa tersebut. Kita hanya menjalakan apa yang diperintahkan oleh sakter”

Terkait masyarakat daerah pelosok sampai saat ini belum menikmati pelayanan air bersih, Direktur Umum T.Hidayatuddin menjelaskan, PDAM belum memiliki jaringan ke lokasi pedalaman. Hal lain karena ketiadaan sumber air.

“Kita setiap tahun mengajukan kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat, untuk penambahan jaringan, contohnya, yang tengah dikerjakan penambahan dan peyambungan jaringan distribusi yang terpitus. Begitu juga untuk daerah-daerah belum terjangkau perlu adanya dibangun pipa jaringan transmisi kepada pelanggan baru.”

Hingga saat ini, kapasitas produksi perusahaan milik daerah itu, 600 liter perdetik. BUMD pemerintah daerah ini memiliki 49 ribu pelanggan dengan Jumlah sambungan ke rumah meliputi Aceh Utara dan Pemko Lhokseumawe. (firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Danone Indonesia Bangun Sumur Bor untuk RSUD Cut Meutia, Dukung Ketersediaan Air Bersih di Aceh Utara

24 Juni 2026 - 10:14 WIB

Camat Idi Rayeuk Belum Beri Klarifikasi Terkait Dugaan Pengumpulan Dana Peringatan 1 Muharram

23 Juni 2026 - 08:37 WIB

Kabar Pemutusan Kontrak KSO Sudah Beredar, Mengapa Surat Resmi Masih Belum Terbit?

20 Juni 2026 - 22:55 WIB

Bantuan Pascabanjir Aceh Tamiang Hampir Rp1 Triliun Mulai Disalurkan, 99 Ribu Jiwa Terima Jadup

19 Juni 2026 - 19:16 WIB

Dukung Pelestarian Ekosistem, PHE NSO Tanam Ratusan Mangrove dan Tebar 700 Bibit Kepiting

18 Juni 2026 - 14:58 WIB

Trending di Aceh