Menu

Mode Gelap
Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga

Aceh

PDAM Lanjutkan Proyek Jaringan Pipa Distribusi Untuk Peningkatan Pelayanan Air Bersih

badge-check


					PDAM Lanjutkan Proyek Jaringan Pipa Distribusi Untuk Peningkatan Pelayanan Air Bersih Perbesar

Lhoksukon, Harianpaparazzi – Beberapa kecamatan di Aceh Utara saat ini tengah menerima peningkatan jaringan distribusi pipa PDAM Tirta Mon Pase. Pengerjaan ini dimaksudkan menyambung sejumlah pipa yang terputus.

Proyek pengerjaan di mulai 13 Sepetember dilaksanakan PT. Viktoria Mandiri Sentosa, masih dalam tahap penanaman sampai dengan Jumat (06/07) dan akan berahkir 30 Desember 2024. Adapun Lokasi itu berada di Kecamatan Sawang, Lhoksukon, Baktiya Barat dan Baktiya.

Pengurus perusahaan, Yudi Victoria kepada awak media menjelaskan, pemasangan baru berjalan 19 kilometer dari target 37 kilometer, atau baru sekitar 62 persen. Dengan anggaran, 5 koma 6 miliar bersumber dari APBN.

Glee dagang salah satu desa di kecamatan Sawang, di mana masyarakat setempat akan mendapatkan pelayanan air bersih dari pemasangan pipa yang tengah berjalan menuju ke sistem penyediaan air minum (SPAM) WTP sawang. Dari seluruh pengerjaan proyek itu setengahnya berada di kecamatan tersebut.

“ jadi kita hanya mengerjakan jaringan sambungan yang terputus, tidak semua desa dapat penyambungan pipa tersebut. Kita hanya menjalakan apa yang diperintahkan oleh sakter”

Terkait masyarakat daerah pelosok sampai saat ini belum menikmati pelayanan air bersih, Direktur Umum T.Hidayatuddin menjelaskan, PDAM belum memiliki jaringan ke lokasi pedalaman. Hal lain karena ketiadaan sumber air.

“Kita setiap tahun mengajukan kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat, untuk penambahan jaringan, contohnya, yang tengah dikerjakan penambahan dan peyambungan jaringan distribusi yang terpitus. Begitu juga untuk daerah-daerah belum terjangkau perlu adanya dibangun pipa jaringan transmisi kepada pelanggan baru.”

Hingga saat ini, kapasitas produksi perusahaan milik daerah itu, 600 liter perdetik. BUMD pemerintah daerah ini memiliki 49 ribu pelanggan dengan Jumlah sambungan ke rumah meliputi Aceh Utara dan Pemko Lhokseumawe. (firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Seulawah 2026 Edukasi Masyarakat Tertib Berlalu Lintas Melalui Pembagian Brosur

4 Februari 2026 - 20:53 WIB

Hari Kedua Operasi Keselamatan Seulawah 2026, Satgas Gakkum Polda Aceh Keluarkan 10 Surat Tilang

3 Februari 2026 - 19:22 WIB

Revitalisasi Sekolah di Lhokseumawe Molor: Anak-anak Menunggu, Kontraktor dan Dinas Santai

3 Februari 2026 - 16:06 WIB

Sayuti Achmad Kembali Pimpin PWI Lhokseumawe Secara Aklamasi

3 Februari 2026 - 13:09 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara

3 Februari 2026 - 09:24 WIB

Trending di Aceh