Menu

Mode Gelap
Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat!

News

Komitmen PT Marinda Utamakarya Subur di Proyek Leuwigoong

badge-check


					Komitmen PT Marinda Utamakarya Subur di Proyek Leuwigoong Perbesar

Jakarta, harianpaparazzi.co. – PT Marinda Utamakarya Subur meraih Piagam Penghargaan Menteri Pekerjaan Umum dalam ajang Sutami Award 2025. Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi perusahaan dalam proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Leuwigoong di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Piagam penghargaan diterima langsung oleh Direktur Cabang PT Marinda Utamakarya Subur, Firman Hidayat.

Firman menjelaskan, penghargaan ini menjadi dorongan bagi perusahaan untuk menjaga mutu pekerjaan sekaligus memastikan pengawasan ketat terhadap proyek strategis, khususnya Rehabilitasi Irigasi D.I.

Leuwigoong. Proyek tersebut mencakup pembangunan saluran primer dan sekunder baru yang ditargetkan mampu meningkatkan efisiensi distribusi air dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Garut.
Berdasarkan data BPS Garut 2024, produktivitas padi lokal tercatat mencapai 5,8 ton per hektare. Angka ini diperkirakan masih berpotensi meningkat hingga 10–12 persen apabila jaringan irigasi berfungsi optimal.

Meski demikian, Firman menekankan bahwa pembangunan infrastruktur irigasi harus dibarengi dengan keberpihakan kepada petani

“Proyek ini membawa harapan besar. Namun, petani kecil harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai manfaat pengelolaan air hanya dirasakan oleh segelintir pihak,” tegasnya.

Firman juga menegaskan komitmen PT Marinda Utamakarya Subur untuk menyelesaikan proyek secara profesional dan bertanggung jawab. Dari sisi lingkungan, ia menilai pentingnya sinergi antara kontraktor, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan masyarakat agar hasil pembangunan irigasi dapat berkelanjutan.

“Pembangunan infrastruktur harus berpihak kepada masyarakat. Ketahanan pangan bukan semata soal bangunan fisik, tetapi mencerminkan keberpihakan kepada rakyat,” ujarnya.

Sutami Award 2025 diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum di Auditorium Kementerian PU, Raden Patah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (1/12). Ajang ini merupakan penghargaan bergengsi bagi insan pembangunan yang dinilai berjasa dalam mendorong kemajuan infrastruktur nasional.

Dalam keterangan resminya, Kementerian Pekerjaan Umum menyampaikan bahwa penerima penghargaan berasal dari berbagai kalangan, mulai dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, pelaku jasa konstruksi, akademisi, hingga insan media.
“Ini adalah momentum untuk menghormati dedikasi, inovasi, dan integritas para pelaku pembangunan di seluruh Indonesia,” demikian pernyataan resmi Kementerian PU.

Dalam rangkaian acara yang sama, Kementerian PU juga menyerahkan Piagam Penghargaan Menteri PU kepada sejumlah perusahaan konstruksi dan instansi pemerintah daerah. Apresiasi ini merupakan bagian dari Apresiasi Penyelenggaraan Konstruksi Indonesia 2024, sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Bina Konstruksi Nomor 96/KPTS/Db/2024.

Berikut Penerima Penghargaan Lainnya :
– Selain PT Marinda Utamakarya Subur, penerima penghargaan lainnya adalah:
– Hutama–Abi / Praya Jaya Konstruksi – Yasa, KSO (Pembangunan Jalan Tol Serang–Panimbang Seksi III Fase 2 Paket 2)
– PT Gaia Karya (Pembangunan Jaringan Perpipaan SPAM Komunal Kabupaten Kulon Progo)
– PT Waskita Beton Precast Tbk (Pembangunan UNIPI Persis)
– Dinas PU, Penataan Ruang & Perumahan Rakyat Provinsi Kalimantan Timur
– Dinas PU, Bina Marga & Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah
– Dinas Bina Marga & Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Universitas Mercu Buana Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke 11 Desa Terdampak Banjir Bandang di Aceh

10 Januari 2026 - 17:36 WIB

Bupati Batu Bara Raih Anugerah Sahabat Pers Indonesia dari SMSI

8 Januari 2026 - 12:07 WIB

Informasi Penanganan Banjir Aceh Utara Tak Satu Pintu, Publik Bingung di Tengah Krisis Kemanusiaan

24 Desember 2025 - 19:57 WIB

Bantuan Tepat Sasaran Kodim 0208/Asahan Tuai Apresiasi dari Masyarakat Agam

22 Desember 2025 - 11:50 WIB

FWK : Pejabat Jangan Antikritik, Pers Selalu Hadir Untuk Kepentingan Publik

21 Desember 2025 - 09:58 WIB

Trending di News