Menu

Mode Gelap
Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen

Headline

Ibu Hamil di Syamtalira Aron Melahirkan di Pos Pengungsian, Dievakuasi ke Puskesmas di Tengah Banjir Besar

badge-check


					Ibu Hamil di Syamtalira Aron Melahirkan di Pos Pengungsian, Dievakuasi ke Puskesmas di Tengah Banjir Besar Perbesar

Aceh Utara, Harianpaparazzi.com — Seorang warga Kecamatan Syamtalira Aron dilaporkan melahirkan di pos pengungsian pada Jum’at, 28/11/2025, setelah banjir besar melanda wilayah tersebut sejak dua hari terakhir. Peristiwa ini terjadi ketika ribuan warga masih bertahan di lokasi pengungsian akibat rumah mereka terendam air.

Menurut keterangan relawan dan petugas kesehatan di lokasi, proses persalinan berlangsung dalam kondisi darurat karena akses jalan menuju fasilitas kesehatan sempat terputus akibat tingginya genangan air. Petugas posko yang mengetahui kondisi sang ibu segera memberikan pertolongan awal sebelum akhirnya melakukan evakuasi menggunakan perahu menuju Puskesmas Syamtalira Aron.

“Alhamdulillah kondisi ibu dan bayi dalam keadaan stabil. Evakuasi dilakukan dengan hati-hati karena arus air cukup deras dan jalan tidak dapat dilalui kendaraan,” ujar salah seorang tenaga kesehatan di lapangan.

Banjir di Kecamatan Syamtalira Aron dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan meluapnya sungai serta merendam ribuan rumah warga. Hingga Jum’at sore, akses transportasi antar-gampong masih lumpuh total, sementara sebagian warga masih bertahan di pengungsian meunasah dan balai gampong.

BPBD Aceh Utara bersama TNI/Polri, relawan, dan pemerintah daerah terus berupaya menyalurkan bantuan logistik. Namun kondisi lapangan yang sulit membuat proses distribusi berjalan lambat.

Warga berharap pemerintah segera menambah bantuan kebutuhan pokok, obat-obatan, air bersih, serta perlengkapan bayi mengingat banyaknya anak-anak dan lansia yang berada di pengungsian.

Hingga saat ini, pihak Puskesmas Syamtalira Aron masih memantau kondisi ibu dan bayi yang selamat dalam persalinan darurat di tengah bencana tersebut.( Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggota DPR RI T.A. Khalid Bantah Jual Tanah Negara

17 Januari 2026 - 17:47 WIB

Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga

14 Januari 2026 - 23:36 WIB

Oknum Anggota DPR RI Asal Aceh TA Khalid Diduga Tipu Warga

14 Januari 2026 - 20:24 WIB

Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat

11 Januari 2026 - 22:56 WIB

Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen

7 Januari 2026 - 16:12 WIB

Trending di Aceh