Aceh Utara, Harianpaparazzi.com — Seorang warga Kecamatan Syamtalira Aron dilaporkan melahirkan di pos pengungsian pada Jum’at, 28/11/2025, setelah banjir besar melanda wilayah tersebut sejak dua hari terakhir. Peristiwa ini terjadi ketika ribuan warga masih bertahan di lokasi pengungsian akibat rumah mereka terendam air.
Menurut keterangan relawan dan petugas kesehatan di lokasi, proses persalinan berlangsung dalam kondisi darurat karena akses jalan menuju fasilitas kesehatan sempat terputus akibat tingginya genangan air. Petugas posko yang mengetahui kondisi sang ibu segera memberikan pertolongan awal sebelum akhirnya melakukan evakuasi menggunakan perahu menuju Puskesmas Syamtalira Aron.
“Alhamdulillah kondisi ibu dan bayi dalam keadaan stabil. Evakuasi dilakukan dengan hati-hati karena arus air cukup deras dan jalan tidak dapat dilalui kendaraan,” ujar salah seorang tenaga kesehatan di lapangan.
Banjir di Kecamatan Syamtalira Aron dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan meluapnya sungai serta merendam ribuan rumah warga. Hingga Jum’at sore, akses transportasi antar-gampong masih lumpuh total, sementara sebagian warga masih bertahan di pengungsian meunasah dan balai gampong.
BPBD Aceh Utara bersama TNI/Polri, relawan, dan pemerintah daerah terus berupaya menyalurkan bantuan logistik. Namun kondisi lapangan yang sulit membuat proses distribusi berjalan lambat.
Warga berharap pemerintah segera menambah bantuan kebutuhan pokok, obat-obatan, air bersih, serta perlengkapan bayi mengingat banyaknya anak-anak dan lansia yang berada di pengungsian.
Hingga saat ini, pihak Puskesmas Syamtalira Aron masih memantau kondisi ibu dan bayi yang selamat dalam persalinan darurat di tengah bencana tersebut.( Tri)







