Menu

Mode Gelap
Tiga Media Sehari, Tiga Surat Teguran: Dewan Pers Kehabisan Sabar Hadapi Media yang Ngeyel Oknum Wakil Bupati Aceh Timur Diduga Gunakan Jabatan untuk Mempengaruhi 21 Dapur MBG Plt Kepala DPPKB Aceh Tenggara Periksa Aset Kendaraan Dinas dan Fasilitas Kantor Oknum Pengembang Villa Buket Rata Serobot Aset Desa, Jalan Umum Dijadikan Jaminan Bank Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi Fly Ash untuk Pembangunan Berkelanjutan Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh

Aceh

Pemkab Dukung Pembukaan Layanan Cuci Darah di RS Nurul Hasanah Aceh Tenggara

badge-check


					Bupati Aceh Tenggara bersama Komisaris Utama RS Nurul Hasanah. Perbesar

Bupati Aceh Tenggara bersama Komisaris Utama RS Nurul Hasanah.

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, menghadiri kegiatan penilaian kesesuaian perizinan berusaha layanan hemodialisis (cuci darah) di Rumah Sakit Nurul Hasanah (RSNH) Kutacane, Kamis (16/10/2025). Kegiatan ini berlangsung di aula rumah sakit dan menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan di daerah.

Dalam sambutannya, Fakhry menyampaikan apresiasi atas langkah RS Nurul Hasanah yang bersiap membuka layanan hemodialisis bagi pasien penderita gagal ginjal.

Ia menyebut, kehadiran layanan tersebut akan memberi manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi bukti nyata peran sektor swasta dalam memperluas akses kesehatan.

“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan terima kasih dan dukungan penuh kepada RS Nurul Hasanah yang terus berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan bermutu bagi masyarakat Aceh Tenggara,” ujar Fakhry.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan memperkuat kerja sama antara RSUD H. Sahudin dan RS Nurul Hasanah, khususnya dalam pelayanan hemodialisis.

Kolaborasi itu diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penanganan pasien dan memperkuat sistem layanan kesehatan di tingkat kabupaten.

Kepada tim penilai dari Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, Fakhry juga berharap proses penilaian izin dapat segera diselesaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Semakin cepat izin dikeluarkan, semakin cepat pula masyarakat bisa menikmati manfaatnya,” kata Fakhry.

Sementara itu, Komisaris Utama RS Nurul Hasanah, Darmansyah, menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah.

Ia menegaskan bahwa rumah sakit swasta tersebut berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

“RS Nurul Hasanah telah menyiapkan enam unit alat hemodialisis sebagai bentuk kesiapan kami memberikan pelayanan yang layak bagi pasien penderita gagal ginjal kronis,” ujar Darmansyah.

Pembukaan unit hemodialisis di RS Nurul Hasanah menjadi langkah penting dalam penguatan pelayanan kesehatan di Aceh Tenggara, sekaligus memperluas pilihan layanan bagi masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri, Perwakilan Tim Penilaian Kesesuaian Izin Dialisis Rumah Sakit dari Kementrian, Pembina Utama Pernefri Indonesia, Kepala Dinas Kesehatan, serta jajaran pejabat dan dokter RS Nurul Hasanah. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

RSUD Cut Meutia Bersama PAPDI Aceh dan ILLUNIA Gelar Bakti Sosial Ramadhan di Desa Alue Dua

15 Maret 2026 - 16:01 WIB

Oknum Wakil Bupati Aceh Timur Diduga Gunakan Jabatan untuk Mempengaruhi 21 Dapur MBG

13 Maret 2026 - 23:56 WIB

Di Bawah Kepemimpinan dr. Syarifah Rohaya, Sp.M, RSUD Cut Meutia Catat Berbagai Kemajuan Pelayanan Kesehatan

13 Maret 2026 - 19:22 WIB

Dugaan Pembalakan Liar di Hutan Lindung Langkahan, ±200 Hektare Hutan Diduga Digunduli

12 Maret 2026 - 18:39 WIB

DWP PNL Gelar “Ramadhan Berkah”, Salurkan Donasi untuk Anak Yatim, Kaum Dhuafa, dan Fii sabillah.

12 Maret 2026 - 12:29 WIB

Trending di Aceh