Menu

Otomatis
Breaking News

News

Saraswati Smarana: Perayaan Sakral di Melbourne Mengenang Dewi Ilmu Pengetahuan, Tradisi, dan Kreativitas

badge-check

Saraswati Smarana: Perayaan Sakral di Melbourne Mengenang Dewi Ilmu Pengetahuan, Tradisi, dan Kreativitas Perbesar

Melbourne, harianpaparazzi.com — Suasana sakral menyelimuti Gedung Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Melbourne pada Sabtu, 7 September 2025.

Masyarakat Bali, mahasiswa, dan komunitas lokal berkumpul dalam perayaan Saraswati Smarana, sebuah acara untuk mengenang Dewi Saraswati—dewi kebijaksanaan, ilmu pengetahuan, dan seni.

Dalam tradisi Bali, Saraswati diyakini sebagai perwujudan pengetahuan yang menjadi pondasi lahirnya kreativitas, inovasi, dan pertumbuhan spiritual.

Perayaan kali ini menghadirkan doa pembuka, alunan selonding dan suling sakuhachi, serta refleksi budaya yang memadukan tradisi dan inovasi.

Musisi Bali, Yande King, berbagi perjalanan musiknya yang berakar pada tradisi Bali hingga menciptakan karya baru berjudul Tari Puspa Banksia, terinspirasi oleh flora khas Australia.

Sementara itu, Jeremy Dullard, musisi Australia yang jatuh cinta pada gamelan Bali, memperkenalkan kelompok Ready New Gang memadukan gender wayang dengan drum dan double bass, menciptakan harmoni unik lintas budaya.

Kebersamaan semakin terasa saat penonton diajak berpartisipasi dalam sesi kecak interaktif.

Sebelumnya, tiga tarian Bali—Topeng Keras, Jauk Manis, dan Tari Condong menyuguhkan drama, energi, dan keanggunan khas seni Bali.

Acara ditutup dengan meditasi bersama Bunda Arsaningsih, pendiri Soul Reflection dan Soul Meter, yang mengajak peserta menemukan kenyamanan batin sekaligus melepaskan emosi.

Konjen RI Melbourne, Yohannes Jatmiko Heru Prasetya, menyampaikan apresiasi kepada komunitas Bali yang terus menjaga tradisi sekaligus menghadirkan nilai kedamaian di Melbourne.

Ketua Anandam Graha, Eka Poedidjono, berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan.

“Tradisi dan inovasi berpadu, semoga terus menjadi jembatan budaya di Melbourne,” ujarnya.

Diselenggarakan oleh Anandam Graha dengan dukungan KJRI Melbourne, Gamelan Dananda, Sapta Nugraha, serta komunitas lokal, Saraswati Smarana bukan sekadar perayaan budaya.

Ia menjadi pengingat bahwa pengetahuan tidak hanya intelektual, melainkan juga kekuatan spiritual yang menyatukan komunitas, memperkuat kreativitas, dan menuntun pertumbuhan lintas generasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Komitmen Berantas Kejahatan, Polres Batu Bara Lanjutkan Perburuan Pelaku Curat

27 Agu 2026 - 21:52 WIB

Komitmen Berantas Kejahatan, Polres Batu Bara Lanjutkan Perburuan Pelaku Curat

Kasat Reskrim Polres Batu Bara Pastikan Excavator Tidak Hilang, Hanya “Numpang Parkir” di Kantor PUPR

27 Agu 2026 - 21:31 WIB

Kasat Reskrim Polres Batu Bara Pastikan Excavator Tidak Hilang, Hanya “Numpang Parkir” di Kantor PUPR

Pemasok Sabu Desa Sekip Teridentifikasi, Jajaran Polres Bergerak Kejar Pelaku

27 Agu 2026 - 08:46 WIB

Pemasok Sabu Desa Sekip Teridentifikasi, Jajaran Polres Bergerak Kejar Pelaku

Sambil TC di Jogja, Rombongan Barito Putera Silaturahmi ke Habib Syech di Solo

25 Agu 2026 - 08:39 WIB

Sambil TC di Jogja, Rombongan Barito Putera Silaturahmi ke Habib Syech di Solo

Forum Masyarakat Anti Kekerasan Minta Polisi Usut Dugaan Penembakan Anjing Peliharaan di Pabuaran

22 Agu 2026 - 10:22 WIB

Forum Masyarakat Anti Kekerasan Minta Polisi Usut Dugaan Penembakan Anjing Peliharaan di Pabuaran
Trending di News