Menu

Mode Gelap
Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat

Aceh

Kades Titi Harapan Aceh Tenggara Disinyalir Tilap Dana Desa Hingga Kegiatan Fiktif

badge-check


					Kades Titi Harapan Aceh Tenggara Disinyalir Tilap Dana Desa Hingga Kegiatan Fiktif Perbesar

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Desa Titi Harapan Kecamatan Babul Rahmah merupakan wilayah selatan di Kabupaten Aceh Tenggara, maklum, wilayah tersebut jauh dari pantauan Aparat Penegak Hukum (APH), sehingga diyakini proses untuk melakukan tindak pidana korupsi terhadap pengelolaan dana desa sangat mudah. 

Sebab, kondisi ini menjadi peluang besar bagi oknum Kades Titi Harapan untuk mentelap dana desa tahun anggaran 2022-2023 hingga kegiatan disinyalir di fiktifkan, seperti pembagian bibit sawit untuk warga dengan anggaran Rp.180.000 juta. 

Hal ini perlu menjadi perhatian serius dari aparat penegak hukum di wilayah Aceh Tenggara khususnya Tipidkor Polres Aceh Tenggara. Berdasarkan laporan warga yang diterima harianpaparazzi.com ini pada Kamis (07/08/2025), bahwa anggaran pada tahun 2022-2023 di desa tersebut diduga banyak kegiatan di fiktifkan oleh oknum kepala desa setempat. 

Berikut dugaan kegiatan yang difiktifkan, pengadaan bibit sapi sebesar Rp 80.000 juta tahun anggaran 2022. Kemudian pengadaan baju kader dan alat posyandu yang dikucurkan dari anggaran dana desa sebesar Rp 50.000 juta, pengadaan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) desa sebesar Rp 18.000 juta dan penganjian yang dilakukan masyarakat setiap malam jumat dengan anggaran Rp.10.000 juta diduga tidak disalurkan. 

“Pengadaan mobil paud desa yang yang dianggarkan kades sebelumnya, untuk menjadi akses transportasi. Kini dijual oleh oknum kades Titi harapan yang saat ini menjabat,” ujar warga yang enggan namanya disebut. 

Ia mengaku, ada beberapa kegiatan yang diduga mencari keuntungan pribadi yang terlihat tidak ada transparansi pengelolaan dana desa (DD). Bahkan dirinya mengklem bantuan dana desa untuk pembeli sapi yang dianggarkan dari dana desa itu menjadi milik pribadi kades tersebut. 

Tempat terpisah, Kades Titi Harapan, Kecamatan Babul Rahmah, Bastiar menyampaikan terkait realisasi anggaran dana desa untuk pengadaan bibit sawit yang dianggarkan sebesar Rp.180.000 juta. Terkait aset desa untuk pembelian mobil PAUD. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Taruna Akpol Peserta Latsitardanus XLVI Bantu Operasional Dapur Lapangan di POSCO Pengungsian Aceh Tamiang

29 Januari 2026 - 18:35 WIB

PWI Lhokseumawe Gelar Konferensi II, Momentum Regenerasi dan Penguatan Peran Pers

29 Januari 2026 - 11:53 WIB

Negara Masuk Hutan Aceh: Satgas PKH Ambil Alih Kawasan Pasca Izin Lima Perusahaan Dicabut

28 Januari 2026 - 22:56 WIB

Bawa 50,7 Kilogram Ganja, Dua Pria di Aceh Tenggara Ditangkap Polisi 

28 Januari 2026 - 07:50 WIB

Pemkab Aceh Utara Gandeng Media PASESATU Salurkan Tenda dan Tangki Air untuk Korban Banjir Bandang

27 Januari 2026 - 23:27 WIB

Trending di Aceh