Menu

Mode Gelap
Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir

Aceh

Yonkav 11/MSC Gelar Bakti Sosial dan Trauma Healing untuk Anak Korban Banjir di Bener Meriah

badge-check


					Yonkav 11/MSC Gelar Bakti Sosial dan Trauma Healing untuk Anak Korban Banjir di Bener Meriah Perbesar

Bener Meriah, Harianpaparazzi.com — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kavaleri Angkatan Darat ke-76, Pusat Kesenjataan Kavaleri (PUSSENKAV) melalui Batalyon Kavaleri 11/Macan Setia Cakti (Yonkav 11/MSC) melaksanakan kegiatan Bakti Sosial dan Trauma Healing bagi anak-anak yang terdampak banjir di Kabupaten Bener Meriah, Kamis (6/2/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 12.00 WIB tersebut dipusatkan di MIN 6 Bener Meriah, Kampung Bener Kelipeh, Kecamatan Bener Kelipah. Sebanyak 50 anak dari tingkat RA/TK dan SD serta 34 tenaga pendidik dari RA/TK dan MIN turut ambil bagian dalam kegiatan sosial kemanusiaan tersebut.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Wakil Komandan Yonkav 11/MSC, Dankima Yonkav 11/MSC, Danton Kesehatan, Danton Komunikasi, Kepala Sekolah MIN 6 Bener Meriah, Kepala Raudhatul Athfal Bener Meriah, para guru, serta siswa-siswi MIN dan RA/TK Bener Meriah.

Trauma Healing ini bertujuan untuk membantu pemulihan kondisi psikologis anak-anak pascabencana, menumbuhkan kembali rasa aman dan nyaman, serta membangkitkan semangat agar mereka dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan ceria.

Foto: Keceriaan anak-anak saat Batalyon Kavaleri 11/Macan Setia Cakti (Yonkav 11/MSC) melaksanakan kegiatan Bakti Sosial di MIN 6 Bener Meriah.

Berbagai kegiatan ramah anak diselenggarakan secara edukatif dan interaktif, di antaranya ice breaking, bernyanyi bersama, dongeng trauma healing, pembuatan Pohon Harapan, pembagian paket alat tulis sekolah (ATK), doa bersama, hingga sesi foto bersama. Seluruh rangkaian dirancang untuk membantu anak-anak menyalurkan emosi secara positif dalam suasana yang menyenangkan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin anak-anak kembali tersenyum, merasa aman, dan memiliki harapan. Kavaleri tidak hanya jaya di masa perang, tetapi juga harus berguna di masa damai,” ungkap perwakilan Yonkav 11/MSC di sela kegiatan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan anak-anak, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav) berupa paket perlengkapan sekolah yang dibagikan kepada seluruh peserta.

Pihak sekolah, pemerintah setempat, serta masyarakat menyambut positif kegiatan ini dan mengapresiasi kehadiran TNI yang dinilai mampu memberikan dampak nyata dalam pemulihan mental dan emosional anak-anak pascabencana.
Melalui kegiatan ini, Yonkav 11/MSC menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, serta mengamalkan nilai “Kavaleri Hebat – Angkatan Darat Kuat, Jaya di Masa Perang, Berguna di Masa Damai.”
Kegiatan berakhir pada pukul 16.00 WIB dan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolda Aceh Beri Penghargaan Taruna Akpol dan Personel Polda Aceh atas Aksi Kemanusiaan Pascabencana Aceh Tamiang

6 Februari 2026 - 22:14 WIB

Polda Aceh Sosialisasikan E-Learning Polri Gratis Ke Kalangan Sekolah

6 Februari 2026 - 20:37 WIB

Ketua DPRK Aceh Utara Apresiasi Ayah Wa Lantik 8.904 PPPK Paruh Waktu, Terbanyak se-Aceh

6 Februari 2026 - 19:26 WIB

Peringati HUT ke-76 Kavaleri, Yonkav 11/MSC Gelar Bhakti Sosial dan Trauma Healing di Langkahan‎

6 Februari 2026 - 18:37 WIB

Kasus Pencurian Mesin Gilingan Kopi di Aceh Tengah Berujung Dugaan Penganiayaan Anak, Proses hukum telah diputus Pengadilan

5 Februari 2026 - 22:47 WIB

Trending di Aceh