Menu

Mode Gelap
Tiga Media Sehari, Tiga Surat Teguran: Dewan Pers Kehabisan Sabar Hadapi Media yang Ngeyel Oknum Wakil Bupati Aceh Timur Diduga Gunakan Jabatan untuk Mempengaruhi 21 Dapur MBG Plt Kepala DPPKB Aceh Tenggara Periksa Aset Kendaraan Dinas dan Fasilitas Kantor Oknum Pengembang Villa Buket Rata Serobot Aset Desa, Jalan Umum Dijadikan Jaminan Bank Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi Fly Ash untuk Pembangunan Berkelanjutan Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh

Aceh

PDAM Lanjutkan Proyek Jaringan Pipa Distribusi Untuk Peningkatan Pelayanan Air Bersih

badge-check


					PDAM Lanjutkan Proyek Jaringan Pipa Distribusi Untuk Peningkatan Pelayanan Air Bersih Perbesar

Lhoksukon, Harianpaparazzi – Beberapa kecamatan di Aceh Utara saat ini tengah menerima peningkatan jaringan distribusi pipa PDAM Tirta Mon Pase. Pengerjaan ini dimaksudkan menyambung sejumlah pipa yang terputus.

Proyek pengerjaan di mulai 13 Sepetember dilaksanakan PT. Viktoria Mandiri Sentosa, masih dalam tahap penanaman sampai dengan Jumat (06/07) dan akan berahkir 30 Desember 2024. Adapun Lokasi itu berada di Kecamatan Sawang, Lhoksukon, Baktiya Barat dan Baktiya.

Pengurus perusahaan, Yudi Victoria kepada awak media menjelaskan, pemasangan baru berjalan 19 kilometer dari target 37 kilometer, atau baru sekitar 62 persen. Dengan anggaran, 5 koma 6 miliar bersumber dari APBN.

Glee dagang salah satu desa di kecamatan Sawang, di mana masyarakat setempat akan mendapatkan pelayanan air bersih dari pemasangan pipa yang tengah berjalan menuju ke sistem penyediaan air minum (SPAM) WTP sawang. Dari seluruh pengerjaan proyek itu setengahnya berada di kecamatan tersebut.

“ jadi kita hanya mengerjakan jaringan sambungan yang terputus, tidak semua desa dapat penyambungan pipa tersebut. Kita hanya menjalakan apa yang diperintahkan oleh sakter”

Terkait masyarakat daerah pelosok sampai saat ini belum menikmati pelayanan air bersih, Direktur Umum T.Hidayatuddin menjelaskan, PDAM belum memiliki jaringan ke lokasi pedalaman. Hal lain karena ketiadaan sumber air.

“Kita setiap tahun mengajukan kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat, untuk penambahan jaringan, contohnya, yang tengah dikerjakan penambahan dan peyambungan jaringan distribusi yang terpitus. Begitu juga untuk daerah-daerah belum terjangkau perlu adanya dibangun pipa jaringan transmisi kepada pelanggan baru.”

Hingga saat ini, kapasitas produksi perusahaan milik daerah itu, 600 liter perdetik. BUMD pemerintah daerah ini memiliki 49 ribu pelanggan dengan Jumlah sambungan ke rumah meliputi Aceh Utara dan Pemko Lhokseumawe. (firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolres Aceh Utara Silaturahmi Idulfitri dengan Ketua MPU, Bahas Kamtibmas

22 Maret 2026 - 16:41 WIB

Tri Nugroho Panggabean Rencanakan Laporan ke Polda Aceh, Enam Media Dituding Cemarkan Nama Baik

20 Maret 2026 - 23:58 WIB

GEUCHIK GAMPONG MESJID PUNTEUT PIMPIN TAKBIRAN MALAM IDUL FITRI 1447 H

20 Maret 2026 - 23:52 WIB

Mahasiswa HIMA-ATE Gelar Aksi Damai di Takengon, Soroti Kasus Kekerasan Aktivis HAM dan Isu Bencana Lokal

19 Maret 2026 - 20:17 WIB

RSUD Cut Meutia Bersama PAPDI Aceh dan ILLUNIA Gelar Bakti Sosial Ramadhan di Desa Alue Dua

15 Maret 2026 - 16:01 WIB

Trending di Aceh