Menu

Mode Gelap
Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah

News

Lulusan Sespimti dan Sespimen 2024 Diharapkan Jadi Ikon Kebhinekaan

badge-check


					Lulusan Sespimti dan Sespimen 2024 Diharapkan Jadi Ikon Kebhinekaan Perbesar

Jakarta, harianpaparazzi.com — Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menutup pendidikan Sespimti Dikreg ke-33 dan Sespimen Dikreg ke-64 Tahun Ajaran 2024. Turut hadir dalam acara sejumlah pejabat utama Mabes Polri dan tentunya Kepala SSP Lemdiklat Polri Irjen. Pol. Chrysnanda Dwilaksana.

Dalam sambutannya, Irjen. Pol. Chrysnanda menyatakan bahwa pendidikan Sespimti dan Sespimen dilakukan guna menghasilkan sosok pemimpin nasional yang memiliki kemampuan manajerial dan operasional. Sebab, hal itu sangat dibutuhkan dalam kepemimpinan strategis pada institusi Polri, kementerian, maupun lembaga.

“Sespimti Polri diharapkan menghasilkan pemimpin tingkat menengah yang profesional, cerdas, bermoral, dan modern dalam keutamaannya bagi kemanusiaan, keteraturan sosial, dan peradaban yang transformatif, kolaboratif, proaktif, dan problem-solving,” ujarnya dalam sambutan, Kamis (29/8/24).

Ia menyebut, sesuai dengan tema tahun ini, peserta didik Sespimti dan Sespimen diharapkan bisa mewujudkan pemimpinan tingkat tinggi dan menengah Polri, kementerian, dan lembaga yang prediktif, responsibilitas, transparansi, serta berkeadilan (PRESISI). Dengan begitu, dapat memberikan pelayanan terbaik menuju Indonesia maju.

Dijelaskannya, dalam periode tahun ini terdapat peserta didik dari Polri 76 orang, Reguler 74 orang, Program Matrikulasi Penyesuaian 2 orang, dan TNI 19 orang. Dari TNI sendiri terbagi menjadi Angkatan Darat 7 orang, Angkatan Laut 6 orang, dan Angkatan Udara 6 orang.

Seluruh peserta itu, ujarnya, telah mendapatkan penekanan mengenai moralitas, pentingnya kejujuran dan keadilan. Mereka juga mempelajari mengenai pengendalian diri dengan adanya kesadaran, tanggung jawab, disiplin.

“Membangun kepekaan, kepedulian, dan bela rasa bagi kemanuasiaan, keteraturan sosial, dan keberadaban,” ungkapnya.

Terakhir, para peserta didik juga telah ditekankan mengenai kepempinan dengan profesional, cerdas, dan modern. Dengan begitu, diharapkan mereka yang telah mengikuti pendidikan dapat menjadi ikon kebhinekaan, toleransi, anti korupsi, dan anti narkoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Upaya Peredaran Sabu 21 Gram di Labuhan Ruku Berhasil Digagalkan Aparat

22 April 2026 - 19:08 WIB

Penangkapan Tengah Malam di Indrapura, Polisi Temukan Sabu dari Seorang Pria

22 April 2026 - 18:59 WIB

Forum Forkopimda Langkat Jadi Ruang Damai, Perselisihan Saling Lapor Disepakati Selesai Secara Musyawarah

19 April 2026 - 13:15 WIB

Tagihan Mengendap, Keringanan Tersendat, Korban Banjir Dibayangi Beban Listrik

18 April 2026 - 11:31 WIB

Aksi Jum’at Berkah di Dolok Pop, Satresnarkoba Berbagi dan Edukasi Bahaya Narkoba

10 April 2026 - 16:05 WIB

Trending di News