Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

Aceh

Ketua APDESI : Jangan jual Klub, jual saja program kerja dalam kampanye PILKADA

badge-check


					Ketua APDESI : Jangan jual Klub, jual saja program kerja dalam kampanye PILKADA Perbesar

Lhoksukon, Harianpaparazzi – Ketua i Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Aceh Utara, Agusri meminta pihak yang terlibat dalam kampanye Pilkada tidak menjual klub, melainkan sampaikan program kerja .

Menurut Agusri tidak elok menjual klub kepada masyarakat saat kampaye berlangsung. Karena itu hanya akan menimbulkan ketidakpuasan dan protes dari warga pernah ikut dalam klub tersebut atau kini menjadi mantan anggota Klub itu. Terlebih lagi mantan anggota klub itu kini berserangan soal pilihan politik. Apalagi saat kampanye dihadapan masyarakat memamfaatkan tokoh masyarakat.

Namun Agusri enggan berkomentar lebih jauh tentang identitas klub tersebut. Kendati demikian kepada wartawan Paparazi, dirinya telah menyampaikan keluhan tersebut kepada ketua Panwaslih Sudirman , jumat (8/11) di aula pertemuan Kesbangpol Aceh Utara di Lhoksukon.

“Kalau saya begini pak ketua saya sampaikan, tolonglah jangan bawa –bawa orang lain, sebelum ada komintmen dari kelompok itu, apalagi di media sosial sekarang termasuk di tiktok dukung mendukung salah satu paslon.”

Sementara itu menyikapi masukan Ketua Apdesi itu, Ketua Panwaslih Sudirman, mengakui laporan dan masukan selama ini kebanyakan pelanggaran Pilkada Gubernur. Dirinya mengingatkan, khususnya apartur sipil termasuk Geuchik bersikap netral dalam Pilkada. Bahkan himbauan agar perangkat dan ASN berulang kali disampaikan Pj Bupati tidak ikut ikutan mendukung salah satu paslon.

“ Sah sah saja hadir dalam undangan acara kampanye dari salah satu Paslon, kan tidak mungkin tuan rumah tidak hadir. Namun jangan pula terang terangan memberikan dukungan kepada salah satu Paslon.“

Tegasnya, Soal keterlibatan oknim apatur negara dalam mendukung salah satu Paslon saat ini juga tengah dipelajari salah satunya dalam bentuk photo WA. (firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Harapan Meugang untuk Korban Banjir, Pemerintah Siapkan Daging bagi 95 Ribu KK di Aceh Tamiang

15 Februari 2026 - 22:50 WIB

Satgas PKH Gelar Rapat Lanjutan Pencabutan Izin 28 Perusahaan

15 Februari 2026 - 12:17 WIB

Satgas SAR Kota Lhokseumawe Berikan Klarifikasi Terkait Berita Yang Beredar

15 Februari 2026 - 08:58 WIB

KKR Aceh dan Pemkab Aceh Timur Gelar Haul Tragedi Simpang Kuala–Ara Kundoe

14 Februari 2026 - 20:49 WIB

Tiga Bulan Pascabanjir, Desa Kappa di Bireuen Masih Terisolasi Tanpa Listrik dan Sinyal

14 Februari 2026 - 19:54 WIB

Trending di Aceh