Menu

Mode Gelap
Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen

Aceh

Ketua APDESI : Jangan jual Klub, jual saja program kerja dalam kampanye PILKADA

badge-check


					Ketua APDESI : Jangan jual Klub, jual saja program kerja dalam kampanye PILKADA Perbesar

Lhoksukon, Harianpaparazzi – Ketua i Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Aceh Utara, Agusri meminta pihak yang terlibat dalam kampanye Pilkada tidak menjual klub, melainkan sampaikan program kerja .

Menurut Agusri tidak elok menjual klub kepada masyarakat saat kampaye berlangsung. Karena itu hanya akan menimbulkan ketidakpuasan dan protes dari warga pernah ikut dalam klub tersebut atau kini menjadi mantan anggota Klub itu. Terlebih lagi mantan anggota klub itu kini berserangan soal pilihan politik. Apalagi saat kampanye dihadapan masyarakat memamfaatkan tokoh masyarakat.

Namun Agusri enggan berkomentar lebih jauh tentang identitas klub tersebut. Kendati demikian kepada wartawan Paparazi, dirinya telah menyampaikan keluhan tersebut kepada ketua Panwaslih Sudirman , jumat (8/11) di aula pertemuan Kesbangpol Aceh Utara di Lhoksukon.

“Kalau saya begini pak ketua saya sampaikan, tolonglah jangan bawa –bawa orang lain, sebelum ada komintmen dari kelompok itu, apalagi di media sosial sekarang termasuk di tiktok dukung mendukung salah satu paslon.”

Sementara itu menyikapi masukan Ketua Apdesi itu, Ketua Panwaslih Sudirman, mengakui laporan dan masukan selama ini kebanyakan pelanggaran Pilkada Gubernur. Dirinya mengingatkan, khususnya apartur sipil termasuk Geuchik bersikap netral dalam Pilkada. Bahkan himbauan agar perangkat dan ASN berulang kali disampaikan Pj Bupati tidak ikut ikutan mendukung salah satu paslon.

“ Sah sah saja hadir dalam undangan acara kampanye dari salah satu Paslon, kan tidak mungkin tuan rumah tidak hadir. Namun jangan pula terang terangan memberikan dukungan kepada salah satu Paslon.“

Tegasnya, Soal keterlibatan oknim apatur negara dalam mendukung salah satu Paslon saat ini juga tengah dipelajari salah satunya dalam bentuk photo WA. (firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LBH Iskandar Muda Aceh Minta Kajati Turun Tangan, Dugaan Masalah PEMA Dikunci ke UU Tipikor dan Perbendaharaan Negara

26 Januari 2026 - 13:04 WIB

Mahasiswa KKN PPM Universitas Malikussaleh Kelompok 63 Gelar Serangkaian Kegiatan Sosial di Dusun Bukit Rata

24 Januari 2026 - 22:34 WIB

Sambut HPN 2026, 8 Wartawan Aceh Ikut Retret di Bogor

24 Januari 2026 - 12:24 WIB

Harga Emas di Aceh Utara Naik Mencapai 8.000.000 Permayam

24 Januari 2026 - 12:04 WIB

Untuk Siapa Kain Sarung Rp 1,1 Milyar di Aceh Utara? Yang Dikelola Dinas Sosial

23 Januari 2026 - 16:59 WIB

Trending di Aceh