Menu

Mode Gelap
Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat! Di Balik Lumpur dan Doa Keluarga: Perjalanan Menggetarkan Seorang Wartawan Bener Meriah

News

Keakraban Warnai Acara Buka Puasa PWI dan Peluncuran Buku Pernak Pernik HPN 2025

badge-check


					Keakraban Warnai Acara Buka Puasa PWI dan Peluncuran Buku Pernak Pernik HPN 2025 Perbesar

Jakarta, harianpaparazi.com — Suasana kekeluargaan, keakraban, gotong royong mewarnai acara buka puasa dan peluncuran buku “Pernak Pernik HPN 2025, Melayani Sepenuh Hati” yang diselenggarakan Pengurus Harian PWI Pusat di Wisma Suara Merdeka, Tebet, Jakarta, Rabu (5/3). Ini menandakan PWI di bawah kepemimpinan Hendry Ch Bangun tetap produktif di bulan Ramadhan dan optimistis menghadapi masa depan yang penuh tantangan.

“Acara buka puasa dan peluncuran sejumlah buku memperkokoh kesuksesan HPN 2025 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan,”ujar Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun saat menerima buku Pernak Pernik HPN 2025 dari Ketua HPN 2025, Raja Pane. Hadir dalam acara itu, sejumlah wartawan senior dan pengurus harian PWI Pusat.

Raja Pane mengatakan, disamping buku HPN 2025, juga ada launching beberapa buku lain. Ini wujud rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan HPN 2025.

Dikatakan, buku Pernak Pernik HPN 2025 diinisiasi oleh Dr. Budi Nugraha yang juga bertindak sebagai editor. Buku ini adalah kumpulan karya yang ditulis oleh panitia HPN dan wartawan senior anggota PWI. Mereka menuliskan pengalamannya, menyiapkan, mengikuti acara akbar ini. “Tulisannya ringan, renyah dan sarat makna,”ujar Raja Pane.

Tiga wartawan penerima penghargaan Press Card Number One (PCNO) di HPN 2025 juga meluncurkan bukunya, di antaranya (1) Buku bertajuk “Pentingnya Wartawan Memahami Etika Jurnalistik” Karya Berman Nainggolan; (2) buku berjudul “Peran Pers Dalam Penegakan Hukum Ditinjau Dari Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999” karya Naek Pangaribuan dan (3) Buku karya Umi Sjarifah bertajuk “Pergulatan Jurnalis Perempuan Membangun Media Sudut Pandang di Era Digital.”

Terbitnya buku-buku ini menandakan bahwa wartawan anggota PWI tetap kerja produktif dan berpikir positif menghadapi tantangan masa depan, ujar Hendry Bangun.

“Peluncuran buku HPN, dan 3 buku yang ditulis oleh wartawan penerima kartu Press Card Number One (PCNO) ini menunjukkan kita produktif dan positif menyikapi tantangan masa depan. Ini orientasi kita ke depan untuk kesejahteraan anggota. Kita tidak ingin pikir apa-apa (negatif—Red),” ujar Hendry Ch Bangun.

Hendry Bangun mengatakan memang dinamika HPN ini luar biasa hebat, sangat memakan pikiran dan perasaan. “Tapi ini wajar aja dalam sebuah organisasi, sebesar PWI,” ujarnya.

Ketua HPN 2025 Raja Parlindungan Pane mengatakan terbitnya buku HPN 2025 ini mengingatkan dia pada semangat gotong royong dan kebersamaan.

Raja Pane mengaku telah mengikuti kegiatan HPN lebih dari tiga kali. Dirinya mengatakan HPN 2025 ini paling solid.

“Semua solid dan enggak ada yang memegang teguh pada bagiannya saja. Semua saling gotong royong,”ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Batu Bara Raih Anugerah Sahabat Pers Indonesia dari SMSI

8 Januari 2026 - 12:07 WIB

Informasi Penanganan Banjir Aceh Utara Tak Satu Pintu, Publik Bingung di Tengah Krisis Kemanusiaan

24 Desember 2025 - 19:57 WIB

Bantuan Tepat Sasaran Kodim 0208/Asahan Tuai Apresiasi dari Masyarakat Agam

22 Desember 2025 - 11:50 WIB

FWK : Pejabat Jangan Antikritik, Pers Selalu Hadir Untuk Kepentingan Publik

21 Desember 2025 - 09:58 WIB

INALUM Sambut HUT Ke-50 dengan Program Pasar Murah di Belasan Titik Sumatra Utara

19 Desember 2025 - 16:09 WIB

Trending di News