Menu

Mode Gelap
Empat Rumah di Sipoholon Hangus Terbakar, Wabup Taput Langsung Tinjau Lokasi Komisi C DPRD Taput Sikapi Keresahan Warga  Seputar Status Desil, BPJS Agar Lebih Cermat Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Tangkap Pria di Biru-Biru, Sita Sabu 5,79 Gram PWI Bonapasogit Mekar, Edward Sinaga Pimpin PWI Toba dan Tumpal Sijabat Ketua PWI Samosir Empat Paket Sabu Disita, Sat Res Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Warga Pantai Labu Polres Taput Sita 112 Paket Ganja, 2 Kurir Turut Diamankan 

Aceh

Diduga Hamburkan Anggaran, Forum Geuchik Kecamatan di Aceh Utara kembali ikut Bimtek ke Bali

badge-check

Diduga Hamburkan Anggaran, Forum Geuchik Kecamatan di Aceh Utara kembali ikut Bimtek ke Bali Perbesar

Harianpaparazzi.com – Aceh Utara || Sejumlah Gelombang pertama Forum Geuchik kecamatan, masing-masing baktiya barat, baktiya, dan langkahan, kembali diberangkatkan pada acara Bimbingan Teknis (Bimtek) ke Bali, mereka akan berangkat pada tanggal 25/08/2024. 

Para gechik yg berangkat keluar daerah mengantongi Surat Perintah Tugas (SPT) dari Dinas BPMKS Aceh Utara.

Sedangkan kecamatan Seunuddon, Lhoksukon dan benerapa Kecamatan lainnya di Aceh Utara sedang menunggu minggu tanggal jadwal, tentunya dalam Minggu ini.

Kabar yang di himpun oleh media, para geuchik yang berangkat menggunakan lembaga dari ketua forum APDESI Aceh, Muksal Mina. Mereka dibawah oleh perintah Kejaksaan Aceh Utara, yang di arahkan oleh kasi intel kejaksaan AU (Reza). Informasi ini dihimpun dari sejumlah geuchik yang tidak mau namanya disebutkan itu.

Kegiatan yang menghabiskan ratusan juta uang untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa di Aceh Utara selama ini dinilai tidak memberikan dampak apa pun pada perkembangan dan kemajuan di desa.

Menurutnya, kegiatan itu dinilai hanya seremoni dan jalan-jalan para keuchik ke Bali, berulangkali para Geuchik di Aceh Utara melakukan Bimtek, namun pengelolaan keuangan di tingkat desa belum optimal dan tidak Akuntabel. 

“Buktinya, realisasi Alokasi Dana Desa di Aceh Utara, belum mencapai target dan malah tercatat sebagai daerah paling lambat realisasi anggaran dana desa, dan banyak di temukan Penggunaan dana desa di kabupaten Aceh Utara yang terkesan merugikan negara,” Sebutnya.

Menurutnya, pihak penegak hukum di wilayah Kabupaten Aceh Utara, diminta juga jangan tutup mata melihat kondisi pengololaan dana desa di Aceh Utara, yang kerap di manfaatkan oleh oknum-oknum mafia dengan modus bimtek setiap tahunnya.

Kegiatan bimtek keuchik di Aceh Utara, sepertinya sudah menjadi ajang bisnis orang-orang tertentu ditingkat Kabupaten, yang berkerja sama dengan lembaga luar daerah, dengan perjanjian Fee, dan bimtek geuchik di Aceh Utara, diduga adalah Pogram titipan oleh oknum-oknum atau lembaga-lembaga APH di kabupaten Aceh Utara itu sendiri, sehingga pelaksanaan program bimtek tersebut, berjalan begitu mulus setiap tahunnya. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Ketua PC 0113 FKPPI Kota Lhokseumawe Serahkan Bibit Mangga kepada Polres Lhokseumawe dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80

30 Juni 2026 - 22:57 WIB

Danone Indonesia Bangun Sumur Bor untuk RSUD Cut Meutia, Dukung Ketersediaan Air Bersih di Aceh Utara

24 Juni 2026 - 10:14 WIB

Camat Idi Rayeuk Belum Beri Klarifikasi Terkait Dugaan Pengumpulan Dana Peringatan 1 Muharram

23 Juni 2026 - 08:37 WIB

Kabar Pemutusan Kontrak KSO Sudah Beredar, Mengapa Surat Resmi Masih Belum Terbit?

20 Juni 2026 - 22:55 WIB

Bantuan Pascabanjir Aceh Tamiang Hampir Rp1 Triliun Mulai Disalurkan, 99 Ribu Jiwa Terima Jadup

19 Juni 2026 - 19:16 WIB

Trending di Aceh