Menu

Mode Gelap
Intensitas Hujan Memuncak, Banjir Besar Kepung Lhokseumawe dan Sekitarnya Abrasi Lhok Puuk Masuki Fase Darurat: 38 Rumah Hilang, Ribuan Warga Terancam, Mualem Turun ke Lokasi, Politik Anggaran Mulai terlihat jelas Pencurian Rokok Lintas Provinsi Terbongkar Sindikat “Spesialis Gudang Nikotin” di Aceh – Sumut Misteri Penembakan Muhammad Nasir di Alue Lim: Utang Piutang dan Modus Terencana Pelaku Harga Emas di Aceh Utara “memanas” Miris, Bocah 13 Tahun Dirudapaksa Ayah Kandung di Dalam Rumah Sendiri

Aceh

Dalam Masa Reses, Imum Jon Santuni 320 Anak Yatim di Meurah Mulia

badge-check


					Dalam Masa Reses, Imum Jon Santuni 320 Anak Yatim di Meurah Mulia Perbesar

Aceh Utara, harianpaparazzi.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Komisi VII dari Fraksi Partai Aceh, Tgk. Sarjani, yang lebih dikenal dengan sebutan Imum Jon, kembali menyalurkan santunan kepada 320 anak yatim serta sejumlah janda korban konflik di Kecamatan Meurah Mulia.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini santunan tidak disalurkan secara terpusat, melainkan dikirim langsung ke rumah-rumah penerima manfaat oleh Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Sagoe, Tgk. Chiek Di Samakurok, yang juga merupakan Imum Jon sebagai Panglima Sagoe. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.

Dalam kegiatan tersebut, tim yang dipimpin oleh Imum Jon bergerak dari rumah ke rumah untuk menyerahkan santunan secara langsung kepada anak-anak yatim dan janda korban konflik. Selain memberikan bantuan, mereka juga berinteraksi langsung dengan para penerima manfaat, memberikan semangat dan dukungan, serta memberikan kebahagiaan di bulan penuh berkah ini.

Imum Jon menjelaskan bahwa penyaluran santunan ini merupakan niat tulus untuk memperoleh pahala, terutama bagi para korban konflik masa lalu. “Kegiatan ini adalah wujud dari rasa empati dan perhatian terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan, khususnya mereka yang terdampak oleh konflik serta diniatkan pahala untuk para syuhada yang sudah menjadi korban,” ujar Imum Jon.

Para penerima manfaat menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan rasa terima kasih kepada Imum Jon atas kepeduliannya. Mereka merasa terharu dan bahagia karena dapat merasakan kunjungan serta bantuan langsung dari wakil rakyat mereka.

“Kami sangat berterima kasih kepada Imum Jon atas bantuannya. Semoga Allah membalas kebaikan beliau,” ujar salah seorang penerima manfaat dengan penuh haru.

Selain itu, Imum Jon juga memberikan bantuan uang tunai kepada Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) atau Komite Peralihan Aceh (KPA) Sagoe, Tgk. Chiek Di Samakurok. Bantuan ini juga mendapatkan dukungan dari Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) dan H. Fadhullah, SE, serta Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, SE., MM (Ayah Wa) dan Tarmizi, S.I.Kom (Panyang).

Kegiatan ini merupakan rutinitas tahunan yang dilakukan oleh Imum Jon sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim dan masyarakat yang terdampak konflik. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari Reses pertama pada tahun 2025.

Di akhir acara, Imum Jon menyampaikan pesan, “Marhaban ya Ramadhan, selamat menjalankan ibadah puasa 1446 Hijriah. Mari kita awali bulan penuh berkah ini dengan Bismillah, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memohon agar segala dosa kita diampuni,” ujarnya. (Azhari) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mendagri Tito Tiba di Lhokseumawe, Wali Kota Sayuti Abubakar Paparkan Penanganan Terkini Pascabencana

30 November 2025 - 18:32 WIB

YARA Minta Presiden Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Aceh, Sumut & Sumbar

30 November 2025 - 15:47 WIB

Mualem: Pemerintah Aceh Maksimalkan Segala Upaya Tangani Banjir Besar yang Melanda Seluruh Aceh

30 November 2025 - 15:06 WIB

Heroik, TNI AU Satrad 102 dan Tim Medis RSU Cut Meutia Antarkan Jenazah Menembus Banjir Besar di Aceh Utara

29 November 2025 - 13:16 WIB

Tangki PGE Terbakar: Kerugian Rakyat Aceh, Petinggi PGE dan BPMA Harus Bertanggung Jawab!

25 November 2025 - 19:59 WIB

Trending di Aceh