Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Pimpinan PLTU Banjarsari Datangi Rumah Penderita Stunting di Lahat

badge-check

Pimpinan PLTU Banjarsari Datangi Rumah Penderita Stunting di Lahat Perbesar

Lahat — Managemen PT Bukit Pembangkit Innovative PLTU Banjarsari dan Petugas Puskemas GGB Kecamatan Merapi Timur, melakukan kegiatan kunjungan door to door ke rumah penderita stunting di Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat. Kegiatan ini merupakan strategi dan komitmen, dalam pemberantasan dan penurunan angka stunting di Kabupaten Lahat.

Dari pantauan di Lapangan Jumat (18/10/2024), Managemen PT Bukit Pembangkit Innovative langsung turun ke lapangan mengunjungi rumah anak penderita stunting di Kecamatan Merapi Timur. Mereka didampingi oleh Kepala Puskemas GGB Dr Nova, dan sejumlah staf dan ahli gizi. Sambil melakukan pemeriksaan terhadap balita stunting dan memberikan bantuan langsung nutrisi khusus, mereka turut bercengkraman dengan keluarga dan anak balita stunting.

EVP PLTU Banjarsari Putut Dwidjoseno bersama Manager Umum Faza Ikhwana yang turun ke lapangan menjelaskan, kegiatan rutin dilakukan secara berkala. Karena masuk bagian CSR bidang Kesehatan, yakni program Insting (intervensi Stunting) yang dilaksanakan oleh PLTU Banjarsari. Dengan datang dan berbincang langsung ke Rumah penderita stunting, maka silaturahmi dan pendekatan akan lebih masif. selain itu akan banyak mendapatkan informasi dari sisi ekonomi, lingkungan dan lainnya, untuk bisa ditindaklanjuti.

Selain kunjungan ke rumah penderita stunting, pihaknya juga rutin melaksanakan kegiatan edukasi pencegahan, serta pemeriksaan ke dokter spesialis anak. Bahkan anak-anak dan orangtua penderita stunting, diajak untuk refresing ke Mall. Termasuk juga nutrisi khsusu yang secara kontinyu, terus didistribusikan.

“Ini salah satu metode program Insting, yang diluncurkan oleh PLTU Banjarsari untuk penderita stunting,” ujar Putut Dwidjoseno.

Kepala Puskemas GGB Dr Nova Anggraini menjelaskan, PLTU Banjarsari termasuk perusahaan yang secara kontinyu berkomitemen dalam menurunkan angka stunting. Metode edukasi dan penurunan pun tidak monoton, sehingga orangtua dan balita stunting meraksa happy dan semangat untuk bisa segera lolos dari status stunting. Sejak program ini dijalankan pada tahun 2022, angka penderita stunting pun terus mengalami penurunan dari 38 anak hingga sekarang tersisa 9 anak.

“Kami ucapkan terima kasih untuk PLTU Banjarsari, atas dedikasinya menekan angka stunting,” ujar Dr Nova Anggraini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tata Kelola Wali Nanggroe Jadi Perhatian dalam Evaluasi Kekhususan Aceh

30 Sep 2026 - 21:36 WIB

Tata Kelola Wali Nanggroe Jadi Perhatian dalam Evaluasi Kekhususan Aceh

TNI AL Sabet Penghargaan Ganda Pemprov Kepri

25 Sep 2026 - 17:57 WIB

TNI AL Sabet Penghargaan Ganda Pemprov Kepri

Meski Telah Kantongi Putusan Bebas MA, Rido Panjaitan Masih Mendekam di Rutan dan Keluarga Ajukan Penangguhan ke Ketua PN Medan

25 Sep 2026 - 14:08 WIB

Meski Telah Kantongi Putusan Bebas MA, Rido Panjaitan Masih Mendekam di Rutan dan Keluarga Ajukan Penangguhan ke Ketua PN Medan

Polres Taput Tetapkan RBS Tersangka Cabul Terhadap Putri Kandung

23 Sep 2026 - 15:05 WIB

Polres Taput Tetapkan RBS Tersangka Cabul Terhadap Putri Kandung

Putusan Kasasi Mahkamah Agung Tegaskan Kasus Bimtek Guru Batu Bara 2024 Bukan Korupsi, Rido Panjaitan Resmi Bebas

23 Sep 2026 - 08:11 WIB

Putusan Kasasi Mahkamah Agung Tegaskan Kasus Bimtek Guru Batu Bara 2024 Bukan Korupsi, Rido Panjaitan Resmi Bebas
Trending di News