ACEH UTARA – Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayahwa, melantik dan mengambil sumpah 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati Ayahwa mengingatkan bahwa jabatan bukanlah hadiah ataupun tempat untuk mencari kenyamanan, melainkan kepercayaan yang harus dibuktikan melalui kinerja dan hasil kerja nyata.
“Saya tegaskan, jabatan bukanlah hadiah, bukan pula tempat untuk mencari kenyamanan. Jabatan adalah amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja, integritas, dan hasil nyata,” tegas Ayahwa.
Ia menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara saat ini membutuhkan jajaran birokrasi yang mampu bekerja cepat, responsif, dan berorientasi pada penyelesaian persoalan masyarakat. Terlebih, Aceh Utara masih membutuhkan perhatian serius dalam percepatan rehabilitasi dan pemulihan pascabencana banjir.
Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta segera menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing, dengan mengutamakan peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan realisasi fisik dan keuangan anggaran, serta pelaksanaan program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Evaluasi 100 Hari Pertama
Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kinerja pemerintahan, Bupati Ayahwa memberikan perhatian khusus terhadap 100 hari pertama masa kerja para pejabat yang baru dilantik.
Dalam periode tersebut, setiap pejabat diminta melakukan konsolidasi organisasi, mengidentifikasi berbagai persoalan pada perangkat daerah masing-masing, menyusun program prioritas, serta menetapkan target kerja yang terukur dan dapat dievaluasi secara objektif.
Bupati juga menegaskan bahwa hasil evaluasi 100 hari akan menjadi salah satu pertimbangan dalam menilai kelayakan pejabat untuk tetap menduduki jabatan yang dipercayakan.
“Apabila dalam 100 hari pertama saudara tidak mampu memenuhi target dan ekspektasi kinerja, tidak menunjukkan perbaikan yang signifikan, atau gagal memberikan hasil sesuai kebutuhan organisasi, saya akan mengevaluasi kelayakan saudara untuk tetap menduduki jabatan tersebut. Apakah sudah siap?” ujar Ayahwa.
Menurutnya, tantangan pembangunan Aceh Utara membutuhkan aparatur yang memiliki semangat pengabdian, kemampuan bekerja dalam tim, serta keberanian mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan berbagai persoalan.
Tinggalkan Pola Kerja Lamban
Bupati Ayahwa juga mengingatkan seluruh pejabat agar meninggalkan pola kerja yang lamban, ego sektoral, dan budaya birokrasi yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk rapat serta laporan administratif tanpa menghasilkan solusi nyata.
Ia meminta seluruh perangkat daerah bergerak secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab, terutama dalam mengoptimalkan penyerapan APBK Perubahan dengan mempertimbangkan waktu pelaksanaan tahun anggaran yang relatif singkat.
Dalam arahannya, Ayahwa turut memberikan perhatian terhadap sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan Dayah, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Dinas Perhubungan, serta RSUD Cut Meutia.
Secara khusus, ia meminta Direktur RSUD Cut Meutia yang baru dilantik untuk meningkatkan kualitas pengelolaan rumah sakit dan memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan maksimal.
“Jangan sampai seminggu sekali masuk koran itu. Kalau masuk (koran) dapat apresiasi entah, ini masuk (koran), TikTok. Saya ditegur. Saya harapkan kepada Pak Direktur RSUD Cut Meutia yang dilantik hari ini harus bekerja maksimal,” ungkapnya.
Bupati berharap seluruh pejabat yang menerima amanah dapat menjadikan evaluasi sebagai instrumen untuk memperbaiki kualitas kinerja dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
“Jadikan evaluasi sebagai ukuran nyata atas kemampuan saudara dalam mengemban amanah. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan kepada kita dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.
Sepuluh Pejabat yang Dilantik
Pelantikan 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Aceh Utara Nomor 821.22/152/2026 tanggal 29 Oktober 2026.
Adapun pejabat yang dilantik dan jabatan yang dipercayakan kepada mereka masing-masing:
- Samsul Bahri, S.KM., MKM., sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara. Sebelumnya menjabat Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada dinas tersebut.
- M. Yunus, S.Hi, sebagai Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Utara. Sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pendidikan dan Sumber Daya Santri.
- Mansur, S.E., sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Aceh Utara. Sebelumnya menjabat Kepala Unit Rehabilitasi dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial PPPA Aceh Utara.
- Samsul Rizal, S.T., M.Si., sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Aceh Utara. Sebelumnya menjabat Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setdakab Aceh Utara.
- Muhammad Saleh, S.H., sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Aceh Utara. Sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pengadaan dan Pengurusan Hak-Hak atas Tanah pada Dinas Pertanahan Aceh Utara.
- Fauzi Saputra, S.IP., sebagai Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Utara. Sebelumnya menjabat Camat Tanah Jambo Aye.
- Fatwa Maulana, S.Sos., M.Si., sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Utara. Sebelumnya menjabat Sekretaris pada dinas tersebut.
- Ir. Mirza Gunawan, S.T., M.A.P., CPSp., CCMS, sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Aceh Utara. Sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Aceh Utara.
- Siti Aisah Br. Ginting, S.P., sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Aceh Utara. Sebelumnya menjabat Sekretaris pada dinas tersebut.
- Abdurrahman, S.KM., M.Si., sebagai Direktur RSUD Cut Meutia Aceh Utara. Sebelumnya menjabat Wakil Direktur Pengembangan SDM dan Informasi pada RSUD Cut Meutia.
Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berharap terbentuknya jajaran pimpinan perangkat daerah yang solid, profesional, dan mampu mempercepat pelaksanaan program prioritas pembangunan.
Bupati Ayahwa menaruh harapan besar agar kepercayaan yang telah diberikan dapat dijawab dengan kerja nyata, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan Kabupaten Aceh Utara yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Advertorial | Pemerintah Kabupaten Aceh Utara





