ACEH TAMIANG — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir bandang kembali ditunjukkan Satgas Percepatan Pembangunan Aceh. Pascabencana yang menerjang sejumlah wilayah di Aceh Tamiang, Satgas turun langsung ke lapangan untuk membantu membersihkan sampah dan material sisa banjir di kawasan Babo.
Aksi sosial tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Satgas Percepatan Pembangunan Aceh, Mustafa Abdullah, SE.
Bersama jajaran satgas dan masyarakat setempat, Mustafa Abdullah ikut turun tangan dalam proses pembersihan lingkungan. Tumpukan sampah dan material yang terbawa arus banjir dibersihkan agar kawasan yang terdampak dapat kembali tertata dan aktivitas masyarakat berangsur normal.
Kehadiran Satgas Percepatan Pembangunan Aceh di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya membantu mempercepat pemulihan pascabanjir.
“Kita hadir bukan hanya untuk melihat kondisi masyarakat, tetapi ikut bekerja dan membantu apa yang bisa kita lakukan. Pascabanjir, kebersihan lingkungan menjadi salah satu hal penting yang harus segera ditangani,” ujar Mustafa Abdullah.
Menurutnya, penanganan pascabencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kebersamaan antara pemerintah, masyarakat, organisasi sosial, dan berbagai elemen lainnya.
“Semangat gotong royong harus kita hidupkan. Masyarakat tidak boleh merasa sendirian menghadapi musibah ini,” tambahnya.
Sementara itu, masyarakat Babo turut bergotong royong bersama Satgas melakukan pembersihan di sejumlah titik yang terdampak banjir.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan lingkungan sekaligus meringankan beban masyarakat yang masih berjuang bangkit setelah diterjang banjir bandang.
Pascabencana bukan waktunya saling menunggu. Saat masyarakat membutuhkan, turun langsung dan bergotong royong menjadi bagian penting dari proses pemulihan.( Tri Nugroho Panggabean)





