Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

News

Bank Sumut Nilai Tradisi Batu Bara Layak Dijaga karena Beri Manfaat Konkret bagi Masyarakat

badge-check


					Bank Sumut Nilai Tradisi Batu Bara Layak Dijaga karena Beri Manfaat Konkret bagi Masyarakat Perbesar

Batu Bara – harianpaparazzi.com | Tradisi mandi balimau kembali digelar sebagai penanda menyambut Ramadhan, sekaligus menegaskan komitmen pelestarian budaya lokal. Kepala Bank Sumut Cabang Lima Puluh, Teddy Pribadie, mengapresiasi pemerintah daerah yang terus menjaga identitas budaya Melayu Batu Bara.

Mandi balimau merupakan tradisi membersihkan diri dengan air bercampur limau dan rempah. Ritual ini dimaknai sebagai persiapan lahir batin agar masyarakat memasuki Ramadhan dalam keadaan bersih dan segar.

Selain balimau, Pemkab Batu Bara juga merawat tradisi pesta tapai yang digelar sebulan penuh di Desa Dahari Selebar. Warga menjajakan lemang dan tapai khas daerah, menjadikan tradisi ini bukan hanya ajang budaya, tetapi juga ruang perputaran ekonomi lokal.

Data pelaksanaan pesta tapai menunjukkan transaksi mencapai Rp5,892 miliar selama 28 hari. Rata-rata perputaran harian sekitar Rp210 juta dari 266 tenan, menandakan kegiatan budaya mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Tradisi lain yang turut dilestarikan adalah mogang, yakni makan daging bersama dengan duduk bersila di atas tikar. Kegiatan ini memperkuat kebersamaan sekaligus menjaga nilai sosial masyarakat Melayu Batu Bara.

Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian, menegaskan budaya lokal harus terus diwariskan. Menurutnya, pelestarian tradisi penting agar generasi mendatang tetap mengenal akar budaya daerah.

Prosesi mandi balimau berlangsung meriah dengan seluruh tamu dan masyarakat ikut diguyur air wewangian. Hadir unsur pemerintah daerah, perwakilan BUMN dan perbankan, pimpinan lembaga daerah, serta tokoh adat dan masyarakat.

Masyarakat juga membawa pulang air balimau dan menerima pembagian daging sebagai bagian dari tradisi. Rangkaian kegiatan ini memperlihatkan budaya tetap hidup sekaligus memberi manfaat sosial.

Pihak Bank Sumut menegaskan komitmennya mendukung program pemerintah daerah, khususnya pelestarian budaya lokal yang berdampak pada ekonomi masyarakat. Dukungan ini dinilai penting agar tradisi tetap berjalan selaras dengan pembangunan daerah. (AK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gotong Royong Jelang Ramadhan, Musholla Lapas Tanjung Balai Tampil Bersih dan Nyaman

18 Februari 2026 - 20:17 WIB

Akhir Perjalanan Barang Bukti di Kejari Batu Bara: Dihancurkan hingga Tak Bersisa

18 Februari 2026 - 19:50 WIB

Sinergi Polisi dan Masyarakat Berbuah Hasil, Pengedar Sabu 2,66 Gram Diciduk di Batu Bara

16 Februari 2026 - 10:42 WIB

Kayu Balok Melintas Mulus, Hukum Terlihat Tertatih di Jalur Medan–Banda Aceh

8 Februari 2026 - 11:17 WIB

Pendidikan Aceh Tamiang Menjerit, Sekolah Rusak Parah PascabanjirInilah Potret Dunia Pendidikan yang Masih Tertimbun Lumpur

6 Februari 2026 - 23:17 WIB

Trending di News