Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

Aceh

Harapan Meugang untuk Korban Banjir, Pemerintah Siapkan Daging bagi 95 Ribu KK di Aceh Tamiang

badge-check


					Harapan Meugang untuk Korban Banjir, Pemerintah Siapkan Daging bagi 95 Ribu KK di Aceh Tamiang Perbesar

Kuala Simpang, Harianpaparazzi.com – Sebanyak 95 ribu kepala keluarga korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang akan menerima bantuan daging meugang dari pemerintah menjelang masuknya bulan suci Ramadhan. Bantuan ini diharapkan menjadi penguat harapan dan pemulih kondisi sosial warga yang masih terdampak bencana.

Kupon daging meugang mulai dibagikan kepada masyarakat di sejumlah wilayah. Di Kota Kuala Simpang, kupon telah diterima warga sejak Minggu, 15 Februari 2026. Salah seorang warga menyebutkan, kupon tersebut nantinya akan ditukarkan dengan daging sapi yang dijadwalkan dibagikan pada Rabu, 17 Februari 2026, di masing-masing desa.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Aceh Tamiang, Ahmad Yani, menjelaskan bahwa skema bantuan meugang tahun ini diberikan dalam bentuk daging, bukan uang tunai. Sebagai contoh, untuk Kecamatan Banda Mulia, pemerintah menyiapkan 7.150 kilogram daging meugang yang diperuntukkan bagi 4.150 kepala keluarga.

Menurut Ahmad Yani, proses penyembelihan hewan ternak menjadi tugas dan fungsi Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan. Berdasarkan hasil musyawarah bersama para Datok se-Aceh Tamiang, penyembelihan akan dilakukan di satu lokasi terpusat guna memastikan proses berjalan tertib dan distribusi lebih terkontrol.

Dari hasil kesepakatan tersebut, bantuan daging meugang juga akan diberikan kepada warga nonmuslim yang terdampak banjir. Pemerintah menegaskan bahwa seluruh korban banjir berhak menerima bantuan tanpa membedakan latar belakang, karena bencana berdampak pada seluruh lapisan masyarakat.

Untuk mekanisme penyaluran, pemerintah daerah mempercayakan pembagian daging meugang kepada kepala dusun di masing-masing wilayah, dengan pengawasan camat. Skema ini dipilih karena kepala dusun dinilai paling memahami jumlah dan kondisi kepala keluarga di wilayahnya. Pemerintah juga memastikan pembagian daging meugang bantuan Presiden Prabowo dilakukan secara terfokus agar tidak meleset dari sasaran.

Foto: Salah satu hewan meugang yang akan di bagikan dalam bentuk daging di kecamatan Banda Mulia kabupaten Aceh Tamiang.

Hingga kini, pihak terkait belum memberikan penjelasan resmi mengenai standar ukuran sapi, termasuk perhitungan berat daging, usia ternak, dan jumlah ekor yang akan dialokasikan per kecamatan. Besaran bantuan daging di setiap wilayah disebut sangat bergantung pada jumlah kepala keluarga penerima.

Data pemerintah mencatat jumlah kepala keluarga di Aceh Tamiang mencapai 95.260 KK. Meski akan ada beberapa desa yang dikeluarkan dari daftar penerima, pemerintah berharap bantuan meugang ini tetap dapat dirasakan oleh sebagian besar masyarakat korban banjir.

Ahmad Yani juga mengingatkan seluruh Datok agar tidak meminta imbalan apa pun kepada warga, termasuk meminta bagian daging yang menjadi hak masyarakat. Ia berharap pembagian daging meugang ini menjadi amal ibadah bersama, sekaligus membawa suasana kebersamaan dan harapan baru bagi warga korban banjir dalam menyambut Ramadhan. (firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas PKH Gelar Rapat Lanjutan Pencabutan Izin 28 Perusahaan

15 Februari 2026 - 12:17 WIB

Satgas SAR Kota Lhokseumawe Berikan Klarifikasi Terkait Berita Yang Beredar

15 Februari 2026 - 08:58 WIB

KKR Aceh dan Pemkab Aceh Timur Gelar Haul Tragedi Simpang Kuala–Ara Kundoe

14 Februari 2026 - 20:49 WIB

Tiga Bulan Pascabanjir, Desa Kappa di Bireuen Masih Terisolasi Tanpa Listrik dan Sinyal

14 Februari 2026 - 19:54 WIB

Kontroversi Pilkades Riseh Baroh: Dugaan Pencoretan Sepihak Calon yang Sudah Lulus Verifikasi Kabupaten

13 Februari 2026 - 19:28 WIB

Trending di Aceh