Menu

Mode Gelap
Tiga Media Sehari, Tiga Surat Teguran: Dewan Pers Kehabisan Sabar Hadapi Media yang Ngeyel Oknum Wakil Bupati Aceh Timur Diduga Gunakan Jabatan untuk Mempengaruhi 21 Dapur MBG Plt Kepala DPPKB Aceh Tenggara Periksa Aset Kendaraan Dinas dan Fasilitas Kantor Oknum Pengembang Villa Buket Rata Serobot Aset Desa, Jalan Umum Dijadikan Jaminan Bank Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi Fly Ash untuk Pembangunan Berkelanjutan Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh

Aceh

Jembatan Gantung Peninggalan Exxon di Aceh Utara Rusak Parah, Warga Minta PEMA dan PGE Segera Bertindak

badge-check


					Jembatan Gantung Peninggalan Exxon di Aceh Utara Rusak Parah, Warga Minta PEMA dan PGE Segera Bertindak Perbesar

Aceh Utara, Harianpparazzi.com – Jembatan gantung yang menghubungkan Kecamatan Tanah Luas dan Matang Kuli, Kabupaten Aceh Utara, kini kondisinya memprihatinkan. Dibangun puluhan tahun lalu oleh ExxonMobil, jembatan yang berada di Gampong Serba Jaman Baroh dan menghubungkan Gampong Tumpok Barat itu mengalami kerusakan parah pada lantai papan, kabel penyangga, dan besi penopang.

Geuchik Gampong Serba Jaman Baroh, Yasin, mengatakan kerusakan tersebut semakin parah sejak 11 Agustus 2025. Akibatnya, anak-anak tak lagi dapat mengaji di gampong sebelah, sementara warga harus memutar jauh untuk melintas.

“Sudah berulang kali kami ajukan permohonan ke PGE untuk membangun atau memperbaiki, tapi selalu mentok. Alasannya karena jembatan ini berada di tanah milik PGE. Sementara warga sangat membutuhkan jalur ini,” ujar Yasin, Senin (11/8).

Warga setempat berharap PT Pema Global Energi (PGE) dan induknya, PT Pembangunan Aceh (PEMA), dapat segera turun tangan memperbaiki jembatan tersebut. Menurut mereka, jembatan ini adalah jalur vital yang menjadi penghubung antarwilayah, sehingga keselamatan pengguna harus menjadi prioritas.

“Jangan tunggu ada korban dulu baru diperbaiki,” kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga juga meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk memfasilitasi koordinasi antara PGE, PEMA, dan pihak terkait lainnya, agar proses perbaikan dapat dilakukan segera.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PGE, PEMA, dan Pemkab Aceh Utara belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi jembatan maupun rencana penanganannya.( tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

RSUD Cut Meutia Bersama PAPDI Aceh dan ILLUNIA Gelar Bakti Sosial Ramadhan di Desa Alue Dua

15 Maret 2026 - 16:01 WIB

Oknum Wakil Bupati Aceh Timur Diduga Gunakan Jabatan untuk Mempengaruhi 21 Dapur MBG

13 Maret 2026 - 23:56 WIB

Di Bawah Kepemimpinan dr. Syarifah Rohaya, Sp.M, RSUD Cut Meutia Catat Berbagai Kemajuan Pelayanan Kesehatan

13 Maret 2026 - 19:22 WIB

Dugaan Pembalakan Liar di Hutan Lindung Langkahan, ±200 Hektare Hutan Diduga Digunduli

12 Maret 2026 - 18:39 WIB

DWP PNL Gelar “Ramadhan Berkah”, Salurkan Donasi untuk Anak Yatim, Kaum Dhuafa, dan Fii sabillah.

12 Maret 2026 - 12:29 WIB

Trending di Aceh