Aceh Utara, Harianpparazzi.com – Jembatan gantung yang menghubungkan Kecamatan Tanah Luas dan Matang Kuli, Kabupaten Aceh Utara, kini kondisinya memprihatinkan. Dibangun puluhan tahun lalu oleh ExxonMobil, jembatan yang berada di Gampong Serba Jaman Baroh dan menghubungkan Gampong Tumpok Barat itu mengalami kerusakan parah pada lantai papan, kabel penyangga, dan besi penopang.
Geuchik Gampong Serba Jaman Baroh, Yasin, mengatakan kerusakan tersebut semakin parah sejak 11 Agustus 2025. Akibatnya, anak-anak tak lagi dapat mengaji di gampong sebelah, sementara warga harus memutar jauh untuk melintas.
“Sudah berulang kali kami ajukan permohonan ke PGE untuk membangun atau memperbaiki, tapi selalu mentok. Alasannya karena jembatan ini berada di tanah milik PGE. Sementara warga sangat membutuhkan jalur ini,” ujar Yasin, Senin (11/8).
Warga setempat berharap PT Pema Global Energi (PGE) dan induknya, PT Pembangunan Aceh (PEMA), dapat segera turun tangan memperbaiki jembatan tersebut. Menurut mereka, jembatan ini adalah jalur vital yang menjadi penghubung antarwilayah, sehingga keselamatan pengguna harus menjadi prioritas.
“Jangan tunggu ada korban dulu baru diperbaiki,” kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga juga meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk memfasilitasi koordinasi antara PGE, PEMA, dan pihak terkait lainnya, agar proses perbaikan dapat dilakukan segera.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PGE, PEMA, dan Pemkab Aceh Utara belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi jembatan maupun rencana penanganannya.( tri)