Menu

Mode Gelap
BWS Dinilai Lambat, Petani Aceh Timur Terancam Gagal Tanam Lagi Mualem Bawa Isu Perdamaian Aceh Kembali ke Meja Nasional Diduga Ketua Kelompok Ternak Bukit Rata Jaya Jual 24 Ekor Sapi Bantuan DPR RI dan UPPO Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bergerak Cepat, Kasus Langsung Terungkap APBK Aceh Utara Dinilai Masih Sehat, Pemulihan Pascabanjir Rp26 Triliun Jadi Beban Berat Daerah Dua Unit Rumah Semi Permanen Tanpa Penghuni Hangus Terbakar

News

Program Pompanisasi Membuat Petani Lampung Bersemangat Tingkatkan Produksi

badge-check


					Program Pompanisasi Membuat Petani Lampung Bersemangat Tingkatkan Produksi Perbesar

LAMPUNG, harianpaparazzi.com — Para petani di Provinsi Lampung merasakan manfaat pompanisasi yang digencarkan pemerintah sebagai solusi cepat pengairan sawah disaat musim kering panjang yang melanda berbagai daerah. Mereka berterimakasih karena saat ini bisa melakukan pertanaman lebih dari satu kali dalam setahun.

Kepala Bidang (Kabid) pada Dinas Pertanian dan Hortikultura Pemprov Lampung, Tubagus Rifki mengatakan bahwa geliat tanam para petani di daerahnya semakin bersemangat karena pasokan air melalui pompa sangat melimpah sehingga mampu memenuhi kebutuhan produksi secara merata.

“Pompa ini sangat bermanfaat karena ada pergeseran musim tanam di Oktober November menjadi Januari-Februari. Begitu juga dengan MT2 yang lagi-lagi bergeser sehingga dengan adanya pompa ini para petani semakin bersemangat dan bisa bertanam lebih dari satu kali,” ujar Tubagus, Kamis, 22 Agustus 2024.

Meski demikian, Tubagus mengatakan para petani mengharapkan adanya tambahan pompa berukuran besar sehingga mampu menyedot air lebih banyak, walaupun secara mobilisasi pompa besar sangat sulit dibawa karena jalur angkut yang tidak memadai.

“Kelemahannya adalah pompa yang ada saat ini ukurannya sangat kecil sehingga air yang didorong tidak maksimal, walaupun secara mobilisasi pompa kecil jauh lebih efektif,” ujarnya.

Sebagai informasi, target perluasan areal tanam (PAT) di Provinsi Lampung mencapai 45,626 hektare. Sementara yang sudah terealisasi mencapai 26.606 atau mencapai 59,32 persen yang dihitung per tanggal 16 Agustus kemarin. Adapun pompa yang diusulkan Pemprov Lampung mencapai 3.500 unit, sementara kontrak yang ada sebesar 1.755 unit.

“Jadi pompa yang kita usulkan 3500 tetapi untuk mengcover target 45 ribu itu kontraknya hanya 1.755 dan yang tiba di kabupaten 1.757,” katanya.

Untuk diketahui, kementerian pertanian di sepanjang tahun 2024 telah mengalokasikan bantuan pompa air sebanyak 62.378 unit dan pembangunan irigasi perpompaan sebanyak 9.904 unit. Percepatan pompanisasi ini diharapkan bisa mengamankan produksi beras nasional. Percepatan pompa diharapkan dapat membantu meningkatkan indeks pertanaman menjadi tiga dalam setahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Belum 4 Bulan, Kasat Narkoba Batu Bara Ungkap 119 Kasus dan Minta Warga Aktif Beri Informasi Valid

26 Mei 2026 - 20:46 WIB

Teater Sawah “Rahim Negeriku” di Desa Saentis Angkat Krisis Pangan dan Budaya Wiwitan

26 Mei 2026 - 10:33 WIB

Film Suamiku Lukaku Gelar Aktivasi Fun Run dan Car Free Day untuk Angkat Isu Mental Health

24 Mei 2026 - 21:14 WIB

Satresnarkoba Sisir THM Deli Serdang, Empat Pengunjung Diamankan

24 Mei 2026 - 19:38 WIB

Ambulans PP Batu Bara Bergerak Cepat, Jenazah Lansia Dipulangkan ke Kampung Halaman

22 Mei 2026 - 19:45 WIB

Trending di News