Menu

Mode Gelap
Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah Empat Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Ditahan di Rutan Militer Berkeamanan Tinggi Satgas PPA Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Anggaran KPU dan BUMD PT. Wajar Corpora ke Kejari Aceh Timur

News

Kabupaten Cilacap Menerima Bantuan 393 Pompa dari Kementan Untuk Kebutuhan Petani

badge-check


					Kabupaten Cilacap Menerima Bantuan 393 Pompa dari Kementan Untuk Kebutuhan Petani Perbesar

CILACAP, harianpaparazzi.com — Program pompanisasi Kementerian Pertanian (Kementan) dalam beberapa bulan terkahir mampu memberi harapan baru bagi peningkatan produksi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Disana, para petani mulai melakukan percepatan tanam untuk yang ketiga kalinya. Padahal sebelumnya mereka hanya satu kali tanam bahkan nyaris tidak bisa berproduksi akibat kekeringan panjang yang melanda seluruh Indonesia.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian pada Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Agung Widiatmoko mengatakan bahwa salah satu penerima manfaat pompanisasi yaitu para petani di Kampung Laut yang merupakan sentra penghasil beras Kabupaten Cilacap.

“Di wilayah ini tiap tahunnya dari kemarin tidak bisa menanam karena kering. Alhamdulillah setelah adanya pompa, para petani bisa menanam dua kali dan saat ini sedang persiapan tanam untuk yang ketiga kali,” ujar Agung saat memberikan laporan langsung di lokasi pompanisasi melalui program Gaspol TV Tani, Senin, 2 September 2024.

Sebagai informasi, luasan target perluasan areal tanam (PAT) di wilayah sentra ini mencapai 250 hektare yang saat ini mampu mendukung peningkatan produksi secara signifikan. 

Sementara untuk jumlah pompa bantuan Kementan mencapai 393 unit dan tersebar di brigade Kodim, Poktan dan Dinas.

“Secara umum di Kabupaten Cilacap dengan adanya PAT ini sangat membantu. Alhamdulillah kami di cilacap menerima bantuan untuk pompa 393 unit dan semuanya sudah termanfaatkan. Kita juga bersyukur mendapat bantuan prasarana lain dari kementan,” katanya.

Manfaat yang sama juga dirasakan para petani di Maluku Utara. Mereka menyambut baik program pompanisasi sebagai upaya pemerintah meningkatkan produksi. Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kabupaten Maluku Utara, Abdul Syukur Syarif mengatakan bahwa potensi lahan sawah di wilayahnya mencapai 1821 hektare.

“Saat ini kami juga sedang mempersiapkan pertanaman padi gogo sebagai bagian upaya kementan dalam meningkatkan produktivitas,” katanya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah tengah berupaya keras meningkatkan produksi nasional dengan memperluas areal tanam (PAT) lewat pompanisasi dan juga juga irigasi perpompaan. Kegiatan ini berlangsung sejak beberapa bulan lalu dan saat ini sudah merata di seluruh Indonesia.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Moh Arief Cahyono mengatakan bahwa pompanisai merupakan solusi cepat dalam menghadapi Kekeringan panjang akibat gelombang panas yang melanda banyak negara. “Sesuai arahan bapak menteri kami menyebar ke berbagai daerah untuk memastikan program ini berjalan dengan baik,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus Narkoba Terbongkar di Bahorok, Kapolres Langkat Dorong Masyarakat Manfaatkan 110

1 April 2026 - 17:00 WIB

Momentum Lebaran, Sudarman Ajak Kader PP Pererat Soliditas dan Perkuat Barisan

1 April 2026 - 14:27 WIB

Gerak Cepat Satresnarkoba Batu Bara, Nyaris 200 Gram Sabu Disita, Pelaku Diamankan

1 April 2026 - 14:03 WIB

Simpang Gambus Digerebek, Sabu Hampir 10 Gram Disita, ES Gagal “Ngeles” di Hadapan Polisi

31 Maret 2026 - 14:37 WIB

Kecelakaan Tunggal di Pulau Sejuk, Gerak Sigap Polisi Jadi Sorotan

23 Maret 2026 - 12:16 WIB

Trending di News