Menu

Mode Gelap
Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat! Di Balik Lumpur dan Doa Keluarga: Perjalanan Menggetarkan Seorang Wartawan Bener Meriah Listrik Aceh Utara Belum Pulih: Ribuan Warga Hidup dalam Gelap, PLN Akui Sinkronisasi Pembangkit Gagal Total

News

Kabupaten Cilacap Menerima Bantuan 393 Pompa dari Kementan Untuk Kebutuhan Petani

badge-check


					Kabupaten Cilacap Menerima Bantuan 393 Pompa dari Kementan Untuk Kebutuhan Petani Perbesar

CILACAP, harianpaparazzi.com — Program pompanisasi Kementerian Pertanian (Kementan) dalam beberapa bulan terkahir mampu memberi harapan baru bagi peningkatan produksi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Disana, para petani mulai melakukan percepatan tanam untuk yang ketiga kalinya. Padahal sebelumnya mereka hanya satu kali tanam bahkan nyaris tidak bisa berproduksi akibat kekeringan panjang yang melanda seluruh Indonesia.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian pada Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Agung Widiatmoko mengatakan bahwa salah satu penerima manfaat pompanisasi yaitu para petani di Kampung Laut yang merupakan sentra penghasil beras Kabupaten Cilacap.

“Di wilayah ini tiap tahunnya dari kemarin tidak bisa menanam karena kering. Alhamdulillah setelah adanya pompa, para petani bisa menanam dua kali dan saat ini sedang persiapan tanam untuk yang ketiga kali,” ujar Agung saat memberikan laporan langsung di lokasi pompanisasi melalui program Gaspol TV Tani, Senin, 2 September 2024.

Sebagai informasi, luasan target perluasan areal tanam (PAT) di wilayah sentra ini mencapai 250 hektare yang saat ini mampu mendukung peningkatan produksi secara signifikan. 

Sementara untuk jumlah pompa bantuan Kementan mencapai 393 unit dan tersebar di brigade Kodim, Poktan dan Dinas.

“Secara umum di Kabupaten Cilacap dengan adanya PAT ini sangat membantu. Alhamdulillah kami di cilacap menerima bantuan untuk pompa 393 unit dan semuanya sudah termanfaatkan. Kita juga bersyukur mendapat bantuan prasarana lain dari kementan,” katanya.

Manfaat yang sama juga dirasakan para petani di Maluku Utara. Mereka menyambut baik program pompanisasi sebagai upaya pemerintah meningkatkan produksi. Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kabupaten Maluku Utara, Abdul Syukur Syarif mengatakan bahwa potensi lahan sawah di wilayahnya mencapai 1821 hektare.

“Saat ini kami juga sedang mempersiapkan pertanaman padi gogo sebagai bagian upaya kementan dalam meningkatkan produktivitas,” katanya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah tengah berupaya keras meningkatkan produksi nasional dengan memperluas areal tanam (PAT) lewat pompanisasi dan juga juga irigasi perpompaan. Kegiatan ini berlangsung sejak beberapa bulan lalu dan saat ini sudah merata di seluruh Indonesia.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Moh Arief Cahyono mengatakan bahwa pompanisai merupakan solusi cepat dalam menghadapi Kekeringan panjang akibat gelombang panas yang melanda banyak negara. “Sesuai arahan bapak menteri kami menyebar ke berbagai daerah untuk memastikan program ini berjalan dengan baik,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Informasi Penanganan Banjir Aceh Utara Tak Satu Pintu, Publik Bingung di Tengah Krisis Kemanusiaan

24 Desember 2025 - 19:57 WIB

Bantuan Tepat Sasaran Kodim 0208/Asahan Tuai Apresiasi dari Masyarakat Agam

22 Desember 2025 - 11:50 WIB

FWK : Pejabat Jangan Antikritik, Pers Selalu Hadir Untuk Kepentingan Publik

21 Desember 2025 - 09:58 WIB

INALUM Sambut HUT Ke-50 dengan Program Pasar Murah di Belasan Titik Sumatra Utara

19 Desember 2025 - 16:09 WIB

IPW: Polemik Perpol 10/2025 vs Putusan MK 114/2025 Harus Dibaca dalam Perspektif VUCA

16 Desember 2025 - 13:32 WIB

Trending di News