Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

News

Bendung Tanjung Muda Tersumbat Sedimentasi, Bupati Batu Bara Ambil Langkah Cepat

badge-check


					Bendung Tanjung Muda Tersumbat Sedimentasi, Bupati Batu Bara Ambil Langkah Cepat Perbesar

Batu Bara – harianpaparazzi.com | Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, turun langsung meninjau kondisi Bendung Tanjung Muda, Senin (23/2/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan air irigasi bagi lahan pertanian masyarakat tetap aman menjelang musim tanam.

Peninjauan dilakukan bersama Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera Utara Feriyanto Pawenrusi, Anggota DPRD Sumatera Utara Ir. Yahdi Khoir, serta perwakilan PT Indonesia Asahan Aluminium. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan penanganan irigasi menjadi perhatian bersama.

Di lokasi, Bupati mendapati aliran air di Bendung Tanjung Muda tidak optimal akibat tingginya sedimentasi pasir. Kondisi tersebut berdampak pada pasokan air ke Desa Tanjung Muda, Tanah Merah, Brohol, hingga wilayah Perkotaan.

Masalah irigasi ini menjadi tindak lanjut dari peninjauan sebelumnya di Bendung Tanah Merah dan kawasan Perkotaan. Pemerintah Kabupaten Batu Bara bersama BWS Sumut langsung menurunkan tiga unit alat berat untuk membuat penahan tanah sementara di sekitar bendung.

Sebagai langkah cepat, petugas memasang geobox untuk menahan air agar aliran kembali masuk ke saluran irigasi. Upaya ini diharapkan menjaga suplai air ke areal persawahan yang segera memasuki masa tanam padi.

“Harapannya, pekerjaan ini dapat segera selesai karena masyarakat di wilayah Perkotaan dan Brohol dalam waktu dekat akan memasuki masa tanam dan sangat membutuhkan pasokan air,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, penanganan ini merupakan langkah sementara yang dikerjakan secara serius agar distribusi air irigasi tetap merata. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga fungsi bendung sebagai sumber air utama bagi tiga kecamatan, yakni Air Putih, Sei Suka, dan Medang Deras.

Sinergi lintas sektor dinilai krusial untuk menjaga keberlangsungan produksi pertanian di Kabupaten Batu Bara. Pemerintah Kabupaten Batu Bara memastikan penanganan irigasi dilakukan sesuai kewenangan dan koordinasi teknis dengan instansi terkait guna menjamin kepastian layanan air bagi petani. (AK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tas Gunung dan Koper Pink Berisi 21.142 Gram Sabu Disergap di Lubuk Pakam, Dua Pria Diamankan

22 Februari 2026 - 08:55 WIB

Satresnarkoba Batu Bara Amankan 2,45 Gram Sabu di Mangkai Baru, Satu Orang Ditangkap

21 Februari 2026 - 19:25 WIB

Jelang Ramadhan, PLN Diminta Jaga Stabilitas Listrik Tanpa Pemadaman

19 Februari 2026 - 21:17 WIB

Gebrakan Awal Kajari Batu Bara: Kasus BTT 2022 Bergulir, Kadis Kesehatan Masuk Daftar Tersangka

19 Februari 2026 - 19:29 WIB

Mobil Mewah Tak Selamatkan: ABM Diciduk Satresnarkoba Polres Batu Bara di Seisuka

19 Februari 2026 - 05:27 WIB

Trending di News