Menu

Mode Gelap
Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat

News

Peduli Kesehatan, Personel Ops Damai Cartenz 2025 Beri Pengobatan Anak Terluka di Intan Jaya

badge-check


					Peduli Kesehatan, Personel Ops Damai Cartenz 2025 Beri Pengobatan Anak Terluka di Intan Jaya Perbesar

Intan Jaya, harianpaparazzi.com – Wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat Papua kembali ditunjukkan oleh personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2025.

Dimana Bharada Sam Esa memberikan bantuan medis kepada seorang anak yang mengalami luka di bagian kaki akibat terjatuh saat bermain bersama teman-teman di wilayah Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Minggu (6/4).

Dalam kegiatan kemanusiaan tersebut, personel Ops Damai Cartenz 2025 dengan sigap dan penuh kepedulian merawat luka anak yang tampak cukup serius.

Tindakan pengobatan dilakukan langsung di lokasi, menunjukkan komitmen penuh aparat keamanan dalam menjangkau dan membantu masyarakat hingga ke pelosok.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis aparat keamanan di Papua.

“Kami hadir tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga untuk menjalin hubungan kemanusiaan yang erat dengan masyarakat. Pengobatan ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat Papua, khususnya anak-anak,” ungkap Adarma.

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menambahkan bahwa kegiatan seperti ini rutin dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap warga lokal.

“Operasi Damai Cartenz bukan hanya operasi penegakan hukum, tapi juga misi kemanusiaan. Kami ingin menjadi mitra yang hadir membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan,” ujarnya.

Aksi pengobatan oleh personel tersebut mendapat sambutan positif dari warga setempat.

Masyarakat berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan guna membantu mereka yang membutuhkan, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh layanan kesehatan formal.

Dengan pendekatan yang humanis dan penuh kepedulian, Operasi Damai Cartenz 2025 terus berupaya membangun kepercayaan dan menciptakan kedamaian yang berkelanjutan di Bumi Cenderawasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Dasar, Kejaksaan Negeri Batu Bara Gelar Jaksa Mengajar Bahasa Inggris

29 Januari 2026 - 11:39 WIB

FWK Ingatkan Pemerintah, Cabut 28 Izin Perusahaan, Tegakkan Hukum Bukan ‘Lip Service’

22 Januari 2026 - 11:48 WIB

Kolaborasi SMSI Batu Bara–Kejari: Sinergi Hukum dan Pengembangan SDM untuk Kemajuan Daerah

14 Januari 2026 - 16:00 WIB

Universitas Mercu Buana Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke 11 Desa Terdampak Banjir Bandang di Aceh

10 Januari 2026 - 17:36 WIB

Bupati Batu Bara Raih Anugerah Sahabat Pers Indonesia dari SMSI

8 Januari 2026 - 12:07 WIB

Trending di News