Menu

Otomatis
Breaking News

Aceh

Aktivis Minta DPRK Aceh Tenggara Fokus Tangani Banjir

badge-check

Aktivis Minta DPRK Aceh Tenggara Fokus Tangani Banjir Perbesar

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Salah satu Aktivis Aceh Tenggara, Bung Idham meminta kepada 30 Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) yang sudah dilantik untuk serius memikirkan persoalan daerah dan mencari solusi terhadap banjir yang selalu melanda wilayah setempat.

“Kami meminta kepada DPRK Aceh Tenggara yang baru dilantik fokus dan serius memikirkan daerah. Kalian dipilih rakyat untuk memikirkan penderitaan rakyat bukan sibuk urusan yang tidak penting,” ucapnya kepada harianpaparazzi.com, Sabtu (12/10/2024).

Idham mengaku, semenjak Aceh Tenggara dilanda banjir, amatan dirinya dilapangan dari 30 anggota dewan hanya dua orang terlihat turun ke lokasi untuk meninjau penderitaan rakyat yang menderita karena banjir selalu melanda pemukiman warga.

Dirinya, mengaku, alangkah baiknya nya 30 anggota DPRK itu selaku pengawasan dan penentu anggaran untuk duduk bersama membahas dan mencari solusi terhadap mitigasi bencana di wilayah yang rawan banjir.

Kemudian, seharusnya DPRK dan pemerintah harus duduk bersama untuk membahas mitigasi bencana dan menyusun anggaran terhadap penanganan banjir. Dirinya mencontoh kan di Desa Lawe Hijo ketika hujan turun tanggul di daerah tersebut selalu jebol sehingga air meluap ke pemukiman warga.

Selanjutnya di jembatan nasional Desa Pasar Puntung Kecamatan Semadam, jembatan kuning Kecamatan Bambel itu setiap tahun langganan banjir yang selalu turun dari atas material batu dan kayu gelondongan menghantam pemukiman warga.

“Seharusnya DPRK dan pemerintah memikirkan persoalan itu untuk mitigasi bencana di tahun 2025 , agar dapat mengantisipasi hal itu tidak terjadi kembali. Kalau hanya memberikan bantuan saja, saya pun bisa dan masyarakat pun tidak mau mengharapkan itu, masyarakat mau aman dari bencana,” ujarnya. 

Idham meminta Pemerintah Aceh Tenggara dan DPRK jangan hanya tau memberikan bantuan saja tapi harus cerdas memikirkan mitigasi bencana yang terjadi untuk ditanggulangi.

“Ketika ada korban jiwa, rumah hanyut baru pihak terkait sibuk, tapi kerjakan mitigasi bencana sebelum terjadi bencana,” harapnya. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Rebutan Lahan Parkir Warnai Persiapan Milad ke-800 Aceh Utara, Dua Kecamatan Akhirnya Sepakat Berbagi

4 Sep 2026 - 17:12 WIB

Rebutan Lahan Parkir Warnai Persiapan Milad ke-800 Aceh Utara, Dua Kecamatan Akhirnya Sepakat Berbagi

AKP Dr. Boestani Serahkan Buku ke-21 kepada Manajemen PNL di Tengah Sosialisasi PPKPT

3 Sep 2026 - 11:36 WIB

AKP Dr. Boestani Serahkan Buku ke-21 kepada Manajemen PNL di Tengah Sosialisasi PPKPT

Merawat Nurani Penegak Hukum: Kejari Aceh Utara Padukan Harlah ke-81 dengan Maulid Nabi

2 Sep 2026 - 18:26 WIB

Merawat Nurani Penegak Hukum: Kejari Aceh Utara Padukan Harlah ke-81 dengan Maulid Nabi

Tahun Kedua Dipercaya BPDP, PNL Terima 120 Mahasiswa Program Beasiswa SDM Perkebunan 2026

2 Sep 2026 - 15:48 WIB

Tahun Kedua Dipercaya BPDP, PNL Terima 120 Mahasiswa Program Beasiswa SDM Perkebunan 2026

Sesalkan Dugaan Penganiayaan Wartawan, Nasir Djamil Minta Pelaku Diamankan Terlebih Dahulu

2 Sep 2026 - 11:04 WIB

Sesalkan Dugaan Penganiayaan Wartawan, Nasir Djamil Minta Pelaku Diamankan Terlebih Dahulu
Trending di Aceh